Fisioterapis FIKES UMM Berpeluang Untuk Praktik Klinik Dan Bekerja Di PT. INKA (Persero) Indonesia

Pada tgl 30 Maret 2022, mahasiswa pendidikan profesi fisioterapi peminatan k3 mendapatkan kesempatan pembelajaran kunjungan virtual di PT INKA yang berada di Madiun. Pertemuan tersebut membahas terkait proses pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di PT KAI dan juga peluang menjadi tempat lahan praktik mahasiwa fisioterapis dan juga peluang kerja disana. Kegiatan ini diselanggarakan via daring yang di hadiri oleh Humas PT INKA (Bapak Advin Hidayat) dan Manager K3L PT. INKA (bapak Agus Purwanto) dan juga jajaran pimpinan serta mahasiswa prodi fisioterapis. Manager K3L PT. INKA, Bapak Agus Purwanto mengatakan bahwa berkaitan proses pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada pekerja PT. INKA, maka sangat memungkinkan bagi mahasiswa profesi fisioterapis FIKES UMM untuk melakukan praktek kerja disini. Selain itu, mahasiswa juga bisa mendapatkan kasus terkait dengan ergonomik. Safun Rahmanto, SST, Ft., M.Fis, Keparodi Profesi Fisioterapis menambahkan bahwa dalam kunjungan kerja ini, kami berharap dari proses kegiatan pembelajaran ini mahasiswa profesi fisioterapi dapat mendapatkan informasi peran fisioterapi di DUDI (dunia usaha dan dunia industri) dan juga menjadi peluang tempat kerja baru bagi mahasiswa lulusan kami.
Lulusan Fisioterapis FIKES UMM Sangat DI Butuhkan Oleh Masyarakat Indonesia Dan Di Dunia

Peluang pekerjaan lulusan fisioterapis sangat tinggi baik di klinik, rumah sakit dan di masyarakat. Hal ini disampaikan dalam pidato perwakilan persatuan fisoterapis Indonesia (PERFI) dalam acara sumpah lulusan fisioterapis angkatan 2 FIKES UMM. Acara ini diselanggarakan di Aula kampus 2 (28 Maret 2022). Muhammad Irfan, S. Ft., SKM., M. Fis. Sekjen PERFI pusat, Adanya Sumpah profesi ini dikarenakan profesi ini mulia dan akan memulyakan manusia. Ada nilai-nilai yang harus ditanamkan sebagai fisioterapis. Pengambilan sumpah ini merupakan wujud sebagai persyaratan yang harus dijalani. Semua ini di ikat oleh etika yang diikrarkan hari ini untuk menjadi fisioterapis yang professional. Oleh sebab itu, perlu penghayatan lafal sumpah ini sehingga mendapatkan nilai-nilai sebagai fisioterapis. Saya bangga menjadi fisioterapis dan merupakan salah satu kebanggaan pilihan dalam hidup saya. Kita lihat di Amarika bahwa salah satu pekerjaan 10 terbaik adalah sebagai fisioterapis. Paradigma kesehatan di masyarakat saat ini sudah berubah, salah satunya adalah masalah fungsi dan gerak menjadi kebutuhan di masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, fisioterapis sangat di cari baik di kinis maupun melakukan terapi di rumah, tambahnya Ftr. Fransisca Xaveria Hargiani, SKM., MPd, Ketua Kolegium Perfi, Prodi fisioterapis merupakan prodi yang sangat diperjuangkan selama ini. termasuk bagaimana UMM ini memperjuangkan agar prodi fisioterapi ini berdiri. Prodi fisioterapi UMM merupakan yang pertama di jawa timur. Dan perjuangan kalian dimulai saat ini, setelah penyumpahan ini kalian harus mengurus STR merupakan tanda masuk ke dalam sebuah profesi untuk berkarya. “Anda sebagai fisioterapis akan bekerja di forma gerak dan fungsi. Kalian dapat memberikan pelayanan ke masyarakat berupa preventif, promotive dan rehabilitatif. Walaupun saat ini, masyarakat masih mengenal kita dalam pelayanan rehabilitatif”. Padahal, masih banyak lahan yang sangat potensi kita kembangkan ke depannya yakni di langkah preventif dan promotive. Barangkali kalian bisa masuk di klub olah raga atau memberikan asuhan pada atlet-atlet. Menjaga atlet agar tidak cedera dan mengembalikan cederanya pulih Kembali. Bisa bekerja di fitness centre yang berfokus pada movement science. Hal ini merupakan lahan yang baru di indoinesia dan ini sah sesuai undang-undang, tandasnya.
Fisioterapis FIKES UMM Dapat Menjadi Garda Terdepan Dalam Mengoptimalkan Gerak Dan Fungsi Tubuh

Fisioterapis FIKES UMM dapat menjadi garda terdepan di tatanan klinis dalam hal mengoptimalkan gerak dan fungsi tubuh manusia. Hal ini disampaikan dalam acara lafal sumpah fisioterapis angkatan 2 yang diselanggarakan pada tanggal 28 Maret 2022 di Aula Kampus 2 UMM. Acara tersebut di hadiri oleh jajaran pimpinan fakultas ilmu kesehatan dan persatuan fisioterapis indonesia (PERFI) Nura Maulida isna, S. Kes., Ftr. selaku perwakilan lulusan mengatakan bahwa praktik klinik memberikan kami pelajaran yang berharga. Kami banyak mempelajari kasus-kasus baru yang menarik untuk di Kelola. Sehingga, kami harus memperbanyak literasi dalam keilmuan fisioterapis. “Kami juga mempelajari berbagai karakteristik pasien yang berbeda-beda dalam menghadapinya. Pengalaman-pengalaman inilah yang menempa kami menjadi fisioterapis yang professional”, tutupnya. Rakhmad Rosadi, SST, FT, MSc.PT, Selaku Wadek 3 FIKES UMM, menambahkan bahwa lulusan fisioterapis angkatan 2 ini sampai di titik ini dengan berjuang keras agar bisa lulus. Namun, ini bukanlah puncak untuk berjuang dan melahirkan karya karya. Akan tetapi, ini adalah titik awal menjadi seorang fisioterapis yang profesional dan kedepan pastinya ada tantangan dan permasalahan. “Kami berharap kalian dapat menjaga ikrar janji sebagai alumni UMM yakni, Menjaga nama baik almamater UMM dan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Dan jangan lupa bahwa Kalian adalah garda terdepan di tatanan klinis dalam hal mengoptimalkan gerak dan fungsi tubuh manusia”, tandasnya.
Lulusan Apoteker Angkatan VIII FIKES UMM Diharapkan Dapat Menciptakan Kualitas Hidup Masyarakat Indonesia

Lulusan Apoteker Angkatan VIII FIKES UMM Diharapkan Dapat Menciptakan Kualitas Hidup Masyarakat Indonesia. Hal ini disampaikan dalam penyematan lafal sumpah pada lulusan apoteker tersebut yang diselenggarakan pada tanggal 29 Maret 2022 di Raize Hotel UMM. Kegiatan ini di hadiri oleh Ketua Komite Farmasi Nasional, Pengurus pusat ikatan apoteker Indonesia, Ketua Pengurus Daerah IAI Jawa Timur, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dan Ketua Pengurus Cabang IAI Kota Malang Perwakilan Ketua Komite Farmasi Nasional, Prof. Dr. apt. Umi Athiyah M.S, mengatakan bahwa kami berharap lulusan apoteker FIKES UMM dapat bekerja secara ikhlas dan professional. Bekerja professional artinya bekerja yang didasari dengan dasar knowledge, berdasarkan hukum dan etik. Bekerja ikhlas artinya kita bekerja tidak akan mendapatkan sesuatu atau yang kita peroleh semuanya atas izin Allah. Kita harus bekerja dengan sungguh sungguh dan ikhlas seperti yang tercantum dalam sumpah kita. Sehingga, kita sebagai apoteker memperolah integritas, tandasnya. Apt. Drs. Totok Sudjiato, M. Kes, Pengurus pusat Ikatan apoteker Indonesia mengatakan bahwa untuk mencapai dan terciptanya apoteker yang professional maka harus ada upaya peningkatan kompetensi apoteker. Upaya tersebut dapat meningkatkan kepercayaan oleh masyarakat Indonesia. Sehingga, tercipta peningkatan kualitas hidup sehat manusia.
Lulusan Apoteker Angkatan VIII FIKES UMM Siap Memberikan Pelayanan Yang Ditujukan Untuk Membangun Peradapan Manusia.

Lulusan apoteker angkatan VIII FIKES UMM telah disumpah pada tanggal 29 Maret 2022 di Haul Raize Hotel UMM. Mereka disumpah akan membaktikan hidupnya guna kepentingan kemanusiaan, terutama dalam bidang kesehatan. Kegiatan dihadiri oleh Bapak Rektor, Dr. Fauzan, M. Pd; Dekan FIKES UMM, Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M, Kep., Sp. Kom; Ketua Prodi Apoteker, Dr. Hidajah Rachmawati, S.Si., Apt., Sp.FRS; Ketua Komite Farmasi Nasional yang dimandatkan oleh Prof. Dr. apt. Umi Athiyah M.S; Pengurus Pusat Ikatan Apoteker IndonesiaDrs. apt.Totok Sudjianto. M.Kes; Ketua Pengurus Daerah IAI Jawa Timur, Dr. apt. Abdul Rahem, M.Kes; Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, yang dimandatkan oleh Dwi Wijono, SKM; Ketua Pengurus Cabang IAI Kota Malang, Dra. Apt. Arofa Idha, M.Farm-Klin dan seluruh clinical instructure rumah sakit melalui kanal zoom. Rektor UMM, Dr. Fauzan M. Pd, mengatakan bahwa Lulusan apoteker UMM ini tidak bisa lepas dari sistem pelayanan pada masyarakat luas. Alumni apoteker UMM harus menjadi pelayanan yang baik dan menyandang ikhlas dalam bekerja, serta jujur dalam melakukan sesuatu. Sehingga, hal ini dapat berdampak pada ibadah kita. Kami mengharapkan lulusan Apoteker UMM akan selalu memberikan layanan kemanusiaan yakni, seluruh tindakan dan perilaku harus ditujukan untuk membangun peradapan manusia. Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M, Kep., Sp. Kom, Dekan FIKES UMM menambahkan bahwa keberhasilan lulusan apoteker FIKES UMM yang didapatkan saat ini tentunya merupakan buah dari ketekunan dan kerja keras Saudara. Selain itu, Dukungan moril dan materiil yang tak terhingga dari kedua orang tua dan keluarga, untuk itu marilah kita semua mensyukurinya. “Saudara sekalian telah mengucapkan sumpah yang merupakan janji apoteker dalam melaksanakan pengabdiannya secara profesional. Mengingat kembali pada poin 1 Sumpah Apoteker disebutkan bahwa: “Saya akan membaktikan hidup Saya guna kepentingan kemanusiaan, terutama dalam bidang kesehatan.” Kami harapkan saudara dapat memanfaatkan secara optimal kompetensi keilmuan dan keahlian yang dimiliki di masyarakat dan selalu memegang teguh janji dan kode etik seorang apoteker dengan penuh tanggung jawab dan disertai attitude yang baik. Selain itu, kami harapkan ketika saudara melakukan pengabdian atau bekerja lakukanlah dengan sepenuh hati maka ketika itu terjadi kebaikan yang lain akan mengikuti saudara, tutupnya. Ketua Prodi Apoteker, Dr. Hidajah Rachmawati, S.Si., Apt., Sp.FRS juga menambahkan bahwa guna meningkatkan profesionalisme pada lulusa apoteker kami mengembangkan pembelajaran Interprofessional education (IPE) dengan mahasiswa Ners dan Kedokderan. Kerjasama FK dan FIKES merupakan tindak lanjut dari IPE yang dilakukan ditingkat akademik, bertujuan untuk memberikan gambaran praktik profesi apteker yang ideal. Selain itu, mutu pembelajaran ditingkatkan dengan mengadakan pelatihan preceptor pada CI klinik yang bekerja sama dengan APTFI. Kemudian, Guna meningkatkan SDM dosen, kami meningkatkan jenjang pendidikan ditingkat doktoral atau sekolah S3, serta mengikuti segala workshop untuk update knowledge yang sesuai dengan bidang keilmuan dosen, tambahnya.
Prodi Keperawatan FIKES UMM Perkenalkan Sistem Akademik Terpadu dan Ekuivalensi Pada Studi Banding Universitas Mandala Waluya

Program Studi Keperawatan memperkenalkan sistem akademik terpadu dan bagaimana ekuivalensi akdemik bagi mahasiswa. Paparan tersebut di jabarkan pada saat Stuba Universitas Mandala Waluya, atau UMW yang berkunjung ke FIKES UMM. Acara tersebut di selenggaran di ruang ICMI FIKES UMM. Stuba tersebut dihadiri oleh Dekanat dan prodi keperawatan serta penjaminan mutu prodi keperawatan. Sedangkan UMW, diwakili oleh Rektor, Warek 1 dan jajaran prodi keperawatan. Dr. Ratna Umi Nurlila, M.Sc, Selaku rektor UMW mengatakan bahwa kedatangannya di FIKES UMM untuk benchmarking akademik utamanya prodi s1 keperawatan dan Profesi Ners. Kami ingin belajar dalam penyusunan kurikulum yang baik dan tertata. Oleh sebab itu, kami datang kesini agar kurikulum kami menjadi lebih baik ke depannya. Hal ini dikarenakan prodi S1 keprawatand dan Ners sudah mendapatkan akreditasi A dan sudah memiliki sistem yang baik. Itulah tujuan utama kami kemari, tutupnya. Dekan FIKES UMM, Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, mengatakan bahwa Upaya pengembangan FIKES UMM saat ini, mempersiapkan untuk mencapai national competitiveness tahun ini. Secara pengakuan pemerintah dan nasional, program studi keperawatan sudah terakreditasi A. Dan juga mahasiswa kita dapat berkompetisi ditingkat nasional bahkan internasonal. Selanjutnya kita akan menggapai internasional akreditasi yg akan capai di tahun 2026-2030. Guna mencapai hal ini, kita harapkan lebih progressive lagi. Salah satu upaya kita adalah dengan dibuka kelas internasional di tahun ini dengan Vietnam, Taiwan, Eropa dan Amerika. Hal terdekat lagi adalah persiapan untuk seminar internasional, tambahnya. Edi Purwanto, MNg, Ketua Prodi S1 Keperawatan juga mebambahkan bahwa mengenai ekuivalensi di progam studi kami dengan cara memberikan reward konversi SKS dengan kegiatan yang dilakukan mahasiswa kami. Sebagai contoh mahasiswa lolos PIMNAS atau membantu pengabdian dan penelitian dosen, maka akan di konversikan mahasiswa tersebut bebas skripsi. Sistem ini dikenal di kami dengan student added value programs (SADAP) Selain itu, Sistem teknologi akademik yang kita punya adalah sistem akademik terpadu. Dimana, semua aktivitas akademik dan registrasi tersistem jadi satu. Kemudian, kami juga memiliki aplikasi android yang dinamakan my UMM dan my Parent. Aplikasi tersebut merecord semua aktivitas akademik dan registrasi siswa, dan juga orang tua dapat mengaksesnya sebagai kontrol, tandasnya.
Selamat Datang KAUR Baru FIKES UMM, Selamat Bertugas Ditempat Baru KAUR Lama

Pergantian KAUR Tata Usaha FIKES UMM dilaksanakan hari ini (02 Maret 2022) di Aula Kampus 2 UMM. Prosesi disaksikan oleh dekanat dan juga pimpinan prodi dan karyawan. Kegiatan tersebut serasa haru melepaskan KAUR lama, bapak Wahid Muslim yang akan digantikan oleh Bapak Muh. Ahyar Muslimin S.Ag. Dekan FIKES UMM, Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M. Kep., Sp. Kom mengatakan bahwa pergantian SDM dan pergantian Amanah merupakan bagian yang sangat penting. Hal ini merupakan sebuah kultur yang turun temurun di UMM. Dinamika untuk mengemban Amanah di sebuah hirarki kepemimpinan merupakan sebuah tradisi tidak hanya di UMM, tapi juga sebagai mana di agama islam. Seperti pada saat zaman rasul, pengisian tampuk kepemimpinan disesuaikan dengan kemampuan dan skill mereka. ini berdasarkan kisah pada sahabat Abu Dzar Al-ghifari yang meminta sebuah amanah atau menjadi pimpinan. Rasul bersabda bahwa Amanah itu adalah sesuatu yang tidak mengenakkan, jika kita tidak dapat melaksanakannnya dan mempertanggungjawabkan Terdapat hal yang bisa petik pelajaran dari cerita sahabat dan rasul tersebut, bahwa memilih pemimpin harus sesuai dengan kapasitasnya. Jika di lingkungan fikes ini kita memilih pemimpin yang dapat memenuhi tuntutan dari organisasi kita, UMM. “Sejalan dengan yang di FIKES UMM, pergantian Amanah ini memang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya. Seperti halnya dengan pak Wahid dan pak muslimin saya yakin sudah berada pada lingkaran dimana komunitasnya percaya sama mereka untuk menjadi pemimpin. Wahid Muslim menambahkan bahwa seluruh proses perlu dijalani sebagai pijakan dan tahap belajar. Kita disini sudah memberikan warna yang baik walaupun tidak sempurna. Semoga FIKES semakin baik ke depannya
Mahasiswa Fisioterapi FIKES UMM Lolos Seleksi “Student Exchange” Di Singapura

Mahasiswa Fisioterapi FIKES UMM lolos dalam seleksi pertukaran mahasiswa di Singapura. Mahasiswa tersebut diwakili atas nama Gendhis Endtrinasari Almira, mahasiswa Fisioterapi angkatan 2020. program tersebut bertajuk “Exchange Student Awardee, Understanding History and Heritage in Singapore“. Almira, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa ia mengetahui program ini dari Instagram iro_umm. ia mengikuti program ini karena memang memiliki ketertarikan terhadap budaya Tiongkok dan penyebarannya ke negara lain termasuk Hong Kong, Macau dan Singapura. “Hal ini tidak membatasi latar belakang jurusan yang saya jalani yaitu Fisioterapi di Fakultas Ilmu Kesehatan. Dengan berbekal nilai IP dan nilai tes TAEP, saya mendaftar, mempelajari tujuan dan bagaimana program ini berjalan tahun lalu”. “terdapat berbagai persiapan yang ia lakukan dalam mengikuti program ini. salah satunya adalah memperlancar speaking bahasa inggris. Kemudian juga, mencari tentang pertanyaan apa saja yang biasanya ditanyakan saat wawancara exchange. Bahkan Sebelum mengikuti program pun, ia mempelajari budaya Singapura dan bahasanya”, katanya. “keberhasilannya tidak lepas dari campur tangan dari universitas dan prodinya. Menurut mahasiswa semester 4 tersebut, salah satu support yang dilkukan oleh Universitas prodi adalah menyediakan mata kuliah FLSP di 2 semester awal”, tambahnya. “Dengan tekad untuk mengembangkan kemampuan bahasa inggris saya, saya mengikutinya dengan sungguh-sungguh dan menghasilkan nilai tes TAEP dengan baik. Dengan meningkatkan kemampuan berbahasa inggris atau bahasa lainnya, languange barrier bukan menjadi masalah bagi kita dan kita pun juga dapat mengikuti berbagai program internasional yang tersedia banyak di Universitas Muhammadiyah Malang”, tandasnya. Dimas Sondang, Selaku Prodi Fisioterapi, mengatakan bahwa kami sangat bangga dengan pencapaian tersebut. Hal ini juga ini merupakan tradisi baik yang harus selalu dijaga dan dikembangkan lagi. Karena sudah beberapa kali mahasiswa Fisioterapi UMM menjadi delegasi di tingkat internasional. Dan kita juga berkomitmen untuk menuju international recognition. (editor:zq)
FIKES UMM Dipercaya Menggawangi Pembentukan Prodi Fisioterapi Di Unmuh Jember

FIKES UMM dipercaya untuk menggawangi dalam pembentukan prodi fisioterapi di FIKES Universitas Muhammadiyah Jember. Pembahasan ini tercetuskan dalam pertemuan silaturrahmi antar sesama Universitas Muhammdiyah tersebut. Rombongan tersebut diwakili oleh Dekan FIKES Unmuh Jember, Wakil Dekan FIKES Unmuh Jember, dan dua staf nya. Adapun FIKES UMM diwakili oleh seluruh jajaran Dekanat. Pertemuan itu dilakukan diruang rapat FIKES UMM (22 Desember 2021). Jalinan silaturrahmi tersebut, ditutup dengan penandatanganan kerjasama antar kedua belah pihak. Ns Sasmiyanto,S.Kep.,M.Kes, dekan fikes unmuh jember, rencana silaturrahmi ini sudah cukup lama. Kedatangan kami keseini dikarenakan memiliki banyak historikal antara UM Jember dan UMM. Selain alasan itu, karena UMM memiliki managemen jauh lebih baik dari tingkat fakultas maupun di tingkat universitas. “tujuan utama kami keseni adalah ingin belajar bagaimana cara pendirian prodi fisioterapi. Kami ingin mendirikan prodi ini karena memiliki pangsa pasar yang luas di daerah jember dan juga minat masyarakat cukup tinggi akan profesi ini. Kami berharap dapat bimbingan dan strategi untuk mencapai akselerasi ini” tambahnya. Dr Yoyok Bekti Prasetyo, M. Kep., Sp. Kom, Dekan FIKES UMM, mengatakan bahwa silaturrahmi ini harus dipupuk terus untuk saling tolong menolong, apalagi sesama naungan Muhammadiyah. Tentunya kami akan senang jika dapat memberikan konstribusi bagi akselerasi bagi Unmuh Jember. “Prodi Fisioterapi di FIKES UMM ini merupakan prodi pertama yang ada di Jawa timur. Kami baru saja menelurkan fisioterapis pertama di Jatim dibulan ini. Lulusan kami yang baru disumpah kemarin, bahkan sudah ada yang direkrut kerja, salah satunya diberbagai club sepak bola, klinik dan juga rumah sakit”. tambahnya. Dimas Sondang Irawan, SST.Ft, M.Fis, Ketua Prodi S1 Fisioterapi, menambahkan bahwa kami siap memberikan konstribusi pada Unmuh Jember dalam pendirian prodi fisioterapi. Kami akan memanfaatkan alumnus-alumnus terbaik kita yang baru lulus kemarin agar ditarik menjadi staf disana. Kebetulan juga, terdapat alumnus kita yang langsung melanjutkan kuliah magister di luar negeri dan juga di dalam negeri. Tentu hal ini juga memberikan peluang yang bagus buat alumni kita. (editor: zq)
FIKES UMM Bekerjasama dengan UNIMUS Dorong Internasionalisasi

FIKES UMM melakukan pertemuan dengan Universitas Muhammadiyah Semarang, yang dikenal dengan UNIMUS untuk menjalin kerjasama internasionalisasi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala DPPM UNIMUS dan juga 6 dosen UNIMUS, serta Jajaran Dekanat FIKES UMM. Pertemuan dilakuka di kampus 2 UMM (18 Desember 2021). Acara tersebut langsung dilakukan penandatangan MOU antar kedua belah pihak. Dr. Edy Soesanto, SKp., M.Kes, Kepala DPPM UNIMUS mengatakan bahwa kita akan menjalin kerjasama internasionalisasi dengan FIKES UMM dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi. Salah satu upaya yangbisa kita lakukan dengan FIKES UMM adalah memfasilitasi mahasiswa asing untuk kuliah atau berupa short course. Kegiatan ini bisa kita lakukan oleh kedua pihak, baik di UNIMUS maupun FIKES UMM. Bapak Edi, begitu sapaan akrabnya, menambahkan bahwa kegiatan perkuliahan tersebut bisa dilakukan dengan platform online. dan bisa juga kita buat kuliah tamu (lecture exchange). “Skema ini kita bisa lakukan dengan mengundang Dosen UNIMUS ke FIKES UMM, maupun sebaliknya. Giat ini bisa kita schedule jadwal perkuliahan selama 1 semester. Hal ini juga bisa menjadi bukti konkret dalam rekognisi dosen”, tandasnya. Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M. Kep., Sp. Kom, menyatakan bahwa selain kegiatan perkuliahan internasional, kita juga akan kerjasama dalam bidang Joint research, Publikasi bersama dengan dosen UNIMUS, yang juga akan melibatkan pihak asing. Misalnya, kita melibatkan dosen yang dari negara inggris, US, Australia dan lain sebagainya. “Selain itu, Hal yang tidak kalah pentingnya adalah kerjasama dalam kegiatan pengabdian masyarakat internasional. Selanjutnya, kami juga akan menginisiasi adanya visiting Professor dari luar negeri. Visiting tersebut akan dilakukan minimal 3 bulan yang akan di gilir antara FIKES UMM dan UNIMUS”, tambahnya. (editor:zq)