Dosen Keperawatan FIKES UMM Mendapatkan Grant Research dari Universiti Teknologi Mara Malaysia

Dosen Keperawatan FIKES UMM Mendapatkan Grant Research dari Universiti Teknologi Mara Malaysia

Dua dosen Keperawatan FIKES UMM Mendapatkan Grant Research dari Universiti Teknologi Mara Malaysia baru-baru ini. Kerjasama riset ini dicetuskan oleh pihak Prodi Keperawatan FIKES UMM dan Prodi Keperawatan Universiti Teknologi Mara Malaysia. Dosen tersebut diwakili oleh Ns. Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M.Kep., Sp.Kom, yang juga menjabat sebagai Dekan FIKES UMM dan Ns. Henny Dwi Susanti, M.Kep.,Sp.Kep.Mat., PhD, yang juga menjabat sebagai Wakil Deka 1 FIKES UMM. Program studi keperawatan menginisisasi joint research dan mendapatkan grant research dari Universiti Teknologi Mara Malaysia sebesar 10.000 RM. Joint Research ini akan dilakukan sampai dengan tahun 2024. Program grant ini merupakan  implementasi terhadap rencana strategi fakultas dan universitas yakni tercapainya recognisi internasional dan percepatan publikasi. Henny Dwi Susanti menjelaskan bahwa “Joint research ini merupakan implementasi terhadap rencana strategi fakultas dan universitas di tahap 2 yaitu international recognition. Di samping itu, program ini guna menambah knowledge dan wawasan penelitian terutama bagi fakultas ilmu kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (FIKes UMM). “Ada 2 dosen keperawatan yang terlibat dalam kegiatan joint research ini yaitu Dekan FIKES Dr. Yoyok Bekti Prasetyo., MKep.Sp.Kep.Kom dan Wakil Dekan I FIKES Ns. Henny Dwi Susanti., MKep.Sp.Kep.Mat., PhD. Sementara itu ada 3 dosen yang terlibat dari UiTM Malaysia”. Selain itu mendapatkan grant riset tersebut, Bapak ibu dosen tersebut mendapatkan gelar kebangsaan dari negara Malaysia, tambahnya. Menurut Henny, Ibu asal dari Sidoarjo mengatakan bahwa riset yang akan dikembangkan terkait “the comparison of the need for guidance and conselling between nursing students UiTM Bertam and University Muhammadiyah of Malang Indonesia During Covid-19” atau dengan kata lain ingin meneliti tentang bagaimana perbedaan kebutuhan bimbingan dan konseling antara mahasiswa keperawatan UiTM Bertam dan Universitas Muhammadiyah Malang Indonesia Selama Covid-19″ “Manfaat penelitian ini agar menjadi dampak yang positif terhadap mahasiswa terkait dengan pemberian pelayanan saat mahasiswa melakukan praktik dan aplikasi asuhan keperawatan baik di komunitas maupun di rumah sakit. Dimana, mahasiswa akan lebih siap baik fisik maupun mental  dalam memberikan pelayanan kepada klien”, tandasnya Yoyok juga menambahkan bahwa hal ini sangat positif sekali ke depannya guna menunjang atmosfer internasional yang sudah kami rancang. Semoga hal-hal positif ini juga bisa menjadi trigger untuk mendapatkan grand yang lebih besar ke depannya dan juga mentrigger prodi lainnya yakni, fisioterapi dan farmasi agar menginsiasi juga dalam mendapatkan grant internasional.

Gagas Aplikasi “Rasa Bima”, Mahasiswa S1 Keperawatan FIKES UMM Juarai Lomba Essay Ilmiah Nasional

Gagas Aplikasi "Rasa Bima", Mahasiswa S1 Keperawatan FIKES UMM Juarai Lomba Essay Ilmiah Nasional

Mahasiswa S1 Keperawatan FIKES UMM kembali menyabet juara di ajang Lomba essay ilmiah nasional. Judul yang di usung dalam lomba tersebut yakni, Gerai Sehat Balita Emas (Rasa Bima): Gerai Makanan Sehat Balita Terintegrasi Aplikasi Sebagai Solusi Pencegahan Stunting Di Indonesia. Mahasiswa tersebut diwakili oleh Bintang Ramadhani Hamzah mahasiswa angkatan 2022 dan Fino Ardiansyah mahasiswa angkatan 2021. Lomba tahunan tersebut di selenggarakan oleh Stikes Surya Global Yogyakarta. Ajang bergengsi ini di ikuti oleh mahasiswa dari berbagai kampus negeri maupun swasta sampai terseleksi hanya tinggal 15 peserta saja. Adapun peserta yang lolos seleksi tersebut berasal dari universitas jendral achmad yani Yogyakarta, universitas sriwijaya, stikes surya global Bintang menjelaskan bahwa Stunting menjadi permasalahan pada anak akibat ketidakmampuan dalam pemenuhan nutrisi yang disebabkan oleh kurangnya kontrol pengasuhan Ibu. Pemenuhan gizi bagi balita dapat dilakukan dengan menyediakan Gerai makanan sehat. “Gerai makanan sehat dapat dibingkai dengan terintegrasi aplikasi. Gerai Rasa Bima (Gerai Sehat Balita Emas) merupakan inovasi gerai makanan sehat terintegrasi aplikasi yang didesain untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai bahaya stunting”, tandasnya. Fino juga menambahkan bahwa aplikasi ini dapat membantu para Ibu dalam pemenuhan gizi bagi balita. Dalam aplikasi Gerai Rasa Bima, terdapat beberapa menu yaitu Snack MP-ASI, MP-ASI instan, Jus MP-ASI, serta JAJAN SIP (Layanan Pengantaran ASI Ibu Perah). “Tujuannya dengan adanya gerai rasa Bima dapat membantu ibu dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak sehingga dapat menurunkan angka kejadian stunting yang diakibatkan oleh Ibu yang sibuk dalam bekerja”. Selain manfaat yang disebutkan di atas, Fino juga menambahkan bahwa dengan adanya aplikasi ini dapat mempermudah dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak disela kesibukan orang tua, dan juga dapat mempermudah dalam pemberian ASI ekslusif, tuturnya.    Shared:

Tiga Fisioterapis FIKES UMM Dipercaya Kawal Kegiatan POMPROV Jawa Timur

Tiga Fisioterapis FIKES UMM Dipercaya Kawal Kegiatan POMPROV Jawa Timur

Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi Jawa Timur (POMPROV Jatim) menjadi ajang bergengsi bagi para atlet mahasiswa untuk unjuk kemampuan. Tahun 2023 ini, Jember menjadi tuan rumah dimulai sejak 15 hingga 22 Juli 2023 mendatang. Ajang ini digelar untuk menjaring atlet terbaik guna bertanding di tingkat Nasional. 106 Universitas yang tersebar di Provinsi Jawa Timur ikut serta memeriahkan 19 cabang olahraga yang digelar. Begitu pula dengan Universitas Muhammadiyah Malang. Tak hanya terjunkan perwakilan mahasiswa, tiga tenaga kesehatan berlatarbelakang Fisioterapi turut dipercaya mengawal ajang olahraga tersebut. Dua laboran Fisioterapi dengan segudang pengalaman, yakni Bobby Mardi, A.Md. Ft. dan An Nizar, S.Ft. Ftr, serta tak kalah mengesankan Wakil Dekan III FIKes, Bapak Rakhmad Rosadi, PhD adalah tiga sosok Fisioterapis yang mendampingi tim dari UMM. Beragamnya cabang olahraga yang ditandingkan membuat potensi cidera yang bermacam-macam diantara para atlet. “Layaknya kondisi strain, sprain, overstretch, fatigue, hingga luka pada atlet menjadi permasalahan umum yang mudah ditemui dalam pertandingan” Tutur Bapak Rakhmad.           “Dibutuhan kesigapan tim dalam mengawal dan memulihkan kontingen atlet UMM dari cidera sehingga segera pulih dalam waktu singkat” tambahnya. Terlebih, UMM menjadi satu-satunya Universitas yang dikawal oleh tim Fisioterapis dalam ajang pertandingan prestisius ini. Besar harapan, hadirnya Fisiote rapis mampu mencegah dan memulihkan segera dari cidera sehingga para atlet mampu menggondol segudang prestasi. (SAM)  

Ners FIKES UMM Adakan Workshop OSCE Standar Nasional, Siapkan Lulusan yang Kompeten Ujian OSCE Nasional Dan Bersaing

Ners FIKES UMM Adakan Workshop OSCE Standar Nasional, Siapkan Lulusan yang Kompeten Ujian OSCE Nasional Dan Bersaing

Ners FIKES UMM mengadakan Workshop OSCE untuk mempersiapkan UKOM Nasional dengan metode OSCE. Worksho tersebut mengundang berbagai pakai OSCE nasional diantaranya, Dr. Masfuri, SKp., MN dan Dr. Sriyono, M.Kep., Sp.Kep.M.B. Beliau berdua selaku pengurus komite UKOM OSCE Nasional. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula RSUMM. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen keperawatan FIKES UMM. Kemudian, acara ini juga disertai dengan safari ruangan OSCE (14/07). Ns. Henny Dwi Susanti, M.Kep.,Sp.Kep.Mat., PhD, Wakil Dekan 1 FIKES UMM menjelaskan bahwa pengadaan Worshop OSCE ini merupakan hal yang penting, sebagai bukti keseriusan program studi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam bidang akademik. “Selain itu, workshop ini untuk mempersiapkan peserta didik agar kompeten. Kemudian, juga meningkatkan kualitas pendidik dalam hal evaluasi pembelajaran baik secara kognitif, afektif, psikomotorik. Sehingga, mempersiapkan peserta didik yang kompeten dan bersaing didunia kerja”. Semoga metode osce ini bisa diaplikasikan karena selama ini saya kira mahasiswa hanya dievaluasi secara kognitif saja, sehingga kedepannya mahasiswa bisa dilihat kompetensinya lebih komprehensif yakni, segi afektif dan psikomotorik juga. Oleh sebab itu, kita dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, menghasilkan ujian yang objektif dan terstandar nasional dan juga mahasiswa mampu melewati ujian UKOM dan adanya evaluasi pembelajaran secara berkala, tuturnya. Selain itu, menurut Kaprodi Ners, Ns. Sunardi, M. Kep juga mengatakan bahwa “Worshop OSCE Ners FIKES UMM menindaklanjuti LAM PTKES yang mengamanatkan Prodi ners menyelenggarakan Osce internal dalam meningkatkan kualitas akademik dan lulusannya. Selain itu, kami mempersiapkan diri dalam reakreditasi prodi ners fikes umm akan dilaksanakan tahun 2025 shg Osce menjadi keharusan untuk mempertahankan capaian akreditasi A yg telah dicapai, dan menjadi predikat “unggul”. “Worshop Osce ini dilaksanakan sebagai upaya mempersiapkan Osce Nasional yg diperkirakan yang penerapannya akan dirintis mulai tahun 2024. Sehingga, persiapan penguji dan sarana prasarana di prodi ners fikes UMM terverifikasi dengan baik. Disamping itu, hal ini juga merupakan perwujudan visi prodi sebagai penyelenggara pendidikan keperawatan yg unggul di bidang Iptek yg salah satunya adalah Iptek evaluasi OSCE bagi mahasiswa”, tandasnya. Bapak Sunardi, Dosen kelahiran Ponorogo tersebut menambahkan bahwa “Harapan kami kegiatan ini tidak berhenti dengan berakhirnya workshop, tetapi lebih jauh adalah upaya mengimplementasikan Osce internal pada mahasiswa ners yang akan lulus semester ganjil 2023/2024. Sehingga kwalitas lulusan prodi ners fikes umm benar-benar unggul. Dan juga siap bersaing dalam mendapatkan kesempatan berkarir menjadi perawat yang profesional, katanya.

Mahasiswa S1 Keperawatan FIKES UMM Menjadi Juara Lomba Essay Nasional

Mahasiswa S1 Keperawatan FIKES UMM Menjadi Juara Lomba Essay Nasional

Mahasiswa S1 Keperawatan FIKES UMM menjadi juara lomba essay yang di adakan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta. Turut serta dalam lomba tersebut atas perwakilan individu. Mahasiswa tersebut diwakili oleh Bintang Ramadhani Hamzah, mahasiswa semester dua. Bintang menjelaskan bahwa ”Saya turut serta sebagai Individu dengan jumlah peserta 15 peserta terdiri dari kampus Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Prigensewu, Universitas Negeri Semarang, Politeknik Negeri Madiun” ”Saya membahas tentang pengembangan ARJUNA App: Optimalisasi Program CERDIK Berbasis mHealth sebagai Upaya Pengoptimalan Kesehatan Mental Pada Remaja” jelasnya ”CERDIK adalah program pemerintah yang berfokus pada pola hidup sehat dimana, CERDIK terdiri dari Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktivitas fisik, Diet yang sehat, Istirahat yang cukup, serta Kelola stress” Menurut mahasiswa semester dua keperawatan UMM menjelaskan bahwa aplikasi tersebut terinspirasi karena angka pravelensi gangguan mental pada usia 15-24 di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan sebesar 10%. Bahkan berdasarkan data global dari WHO ditemukan bahwa gangguan mental pada remaja sekitar 10-20% di dunia. Oleh sebab itu, saya berharap dengan adanya aplikasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat agar dengan adanya Arjuna app masyarakat terutama remaja dapat meningkatkan Kesehatan mental dengan menjalankan pola hidup sehat, Dengan adanya Arjuna app dapat mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat terutama bagi remaja. Sehingga, hal ini dapat meningkatkan Kesehatan mental pada remaja

FIKES UMM Menerima Kunjungan Enterpreuner Visiting Dari UMLA untuk Menggali Informasi Tentang Matahari Homecare

FIKES UMM Menerima Kunjungan Enterpreuner Visiting Dari UMLA untuk Menggali Informasi Tentang Matahari Homecare

FIKES UMM Menerima Kunjungan Enterpreuner Visiting Dari UMLA untuk Menggali Informasi Tentang Matahari Homecare. Layatan ini disambut oleh Bapak Rakhmad Rosadi, SST.FT., MSc (PT), selaku wakil dekan III FIKES UMM. Acara di selenggarakan di Aula Kampus 1. FIKES UMLA yang ikut serta adalah hampir seluruh dosen keperawatan dan 35 mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah nursing Enterpreuner. Dr. Virgianti Nur Faridah, M.Kep, selaku Dekan FIKES UMLA menjelaskan bahwa kedatangannya ini merupakan rangkain kegiatan pbl matkul enterprenership. Kegiatan ini dinamakan Enterpreuner visiting, yakni kita berkunjung ke klinik-klinik yang sudah sukses. Giat ini bertujuan agar mahasiswa mendapatkan gambaran bahwa lapangan pekerjaan perawat tidak hanya berada dilingkup rumah sakit. Virgianti, panggilan akrabnya melanjutkan bahwa perawat bisa berdikari, bisa mencipatakan lapangan pekerjaan sendiri dengan berwirausaha membuka klinik atau homecare. “Oleh sebab itu, Kami kesini agar mahasiswa bisa mendapatkan gambaran bahwa setelah lulus nanti bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri”, tandasnya Rakhmad Rosadi, SST.FT., MSc (PT), selaku wakil dekan III FIKES UMM, yang juga sebagai penanggung jawab pelayanan Matahari Homecare juga menambahkan bahwa Matahari Homecare ini bergerak untuk perawatan rumah ke rumah via telepon. Kami melayani berbagai keluhan pasien berupa perawatan luka, pemasanagan NGT, menunggu pasien yang sakit, dan pelayanan fisioterapis. “Pendirian Homecare merupakan sebuah peluang usaha yang sangat potensial. Ini bisa menjadi inspirasi bagi adik-adik untuk bisa berdikari tanpa harus bergantung pada orang lain atau menjadi karyawan di rumah sakit tertentu”, jelasnya

Asah Potensi Non Akademik, FIKES UMM Adakan DEKAN CUP 2023

Asah Potensi Non Akademik, FIKES UMM Adakan DEKAN CUP 2023

Fakultas Ilmu Kesehatan rayakan penutupan DEKAN CUP 2023. Acara ini diselenggarakan pada Minggu, 4 Juni 2023. Perayaan diikuti oleh perwakilan dari setiap cabang lomba. Serangkaian acara yang dilaksanakan adalah penampilan tari tradisional, sambutan dari ketua pelaksana, penanggung jawab dan acara yang terakhir yaitu pengumuman pemenang lomba. Ada banyak perlombaan yang dilombakan yaitu di mulai dari cabang lomba e-sport, PUBG dan Mobile Legend. Dari cabang seni ada Tari, poster, essay. Dari cabang olahraga ada badminton, futsal, basket. Kegiatan tersebut dibuka oleh bapak Rakhmad Rosadi, PT., PhD.  dan juga di tutup oleh beliau. Rakhmad Rosadi, PT., PhD.  Mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat untuk mahasiswa fakultas ilmu kesehatan yang mempunyai bakat dan minat dibidang non akademik dan dapat ditingkat. Selain itu beliau juga berharap agar Fakultas Ilmu Kesehatan dapat mendapatkan peringkat atas di acara RECTOR CUP 2023. Nasa Aurelia, Selaku ketua pelaksana juga menambahkan bahwa dekan cup kali ini penuh antusias dari temen temen mahasiswa, alhamdulillah penuh dengan sportifitas juga. Walaupun tak lepas dari kendala tapi terimakasih atas kerja sama rekan panitia yang saling membantu satu sama lain untuk kesukesan kegiatan dekan cup 2023 ini. Harapannya semoga dekancup tahun depan lebih baik, lebih banyak pesertanya, dan lebih meriah dari tahun ini. Dan Alhamdulillah lancar dan sukses kegiatan tersebut di ikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi dengan penuh antusias adapun untuk kedepannya kegiatan dekan cup akan selalu ada tiap tahunya dan di ikuti oleh seluruh mahasiswa dan mahasiswi aktif umm, tandasnya

Mahasiswa Asing Ners FIKES UMM Dari Suriname Lulus Dengan Predikat Cumlaude

Mahasiswa Asing Ners FIKES UMM Dari Suriname Lulus Dengan Predikat Cumlaude

Mahasiswa Asing Ners FIKES UMM yang berasal dari Negara Suriname lulus dengan menyandang predikat Cumlaude. Mahasiswa tersebut bernama Roihanah Anggun Firdaus. Mahasiswa tersebut menempuh pendidikan sejak sarjana keperawatan sampai ners di FIKES UMM. Dalam penyampaian kesan dan kesannya saat prosesi sumpah ners, Anggun menyampaikan bahwa perjuangan untuk menjadi ners sangatlah berkesan dan penuh perjuangan. Tugas membuat asuhan keperawatan membuat ia menjadi lebih profesional dan menempanya dalam memberikan asuhan kepada pasien. Mahasiswa yang tinggal di Capital Paramaribo, Suriname tersebut juga menyampaikan bahwa “saya memilih UMM untuk kuliah karena memiliki dasar islam. Kemudian, UMM memiliki track record yang bagus dikancah internasional”. Diakhir pidatonya, Anggun menyampaikan bahwa “saya berterima kasih kepada dosen-dosen keperawatan yang tidak hanya mendidik kami dalam hal memperdalam keilmuan tapi juga karakter dan akhlakul karimah”, tandasnya “Selamat juga kepada teman-teman yang telah menempuh berbagai ujian saat proses pembelajaran selama di klinik, semoga menjadi pembelajaran yang bermakna saat nanti kita bekerja di tempat masing-masing”, tutupnya

FIKES Akan Buka Peluang Lulusannya Bekerja Di Jerman

FIKES Akan Buka Peluang Lulusannya Bekerja Di Jerman

FIKES UMM akan membuka peluang baru untuk mengirimkan lulusannya bekerja di Negara Jerman. Pihak FIKES UMM melakukan diskusi lewat zoom meeting dengan pihak pengelola ketenaga kerjaan kesehatan. Hasil diskusi ini akan ditindaklanjuti untuk adanya fasilitasi lulusan FIKES UMM untuk pemantapan bahasa Jerman. Selanjutnya, penempatan kerja di Michels Kliniken, Berlin Jerman. Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M. Kep., Sp. Kom, Dekan FIKES UMM menjelaskan dalam diskusi tersebut bahwa lulusan FIKES UMM baik farmasi, keperawatan dan fisioterapi akan kami siapkan ke Jerman. Sementara ini kami masih melakukan penjajakan, belum matang dalam konsep regulasinya. Salah satu tujuan yang harus dicapai ke depannya adalah tidak mau tidak harus memperbaharui kurikulum kita untuk pengembangan bahasa Jerman di kelas. Sehingga, Lulusan mencapai standar yang disyaratkan oleh pihak Jerman, baik syarat minimal bahasa jerman dan Kompetensi. Bapak asal banyuwangi tersebut juga menambahkan bahwa kita juga memiliki bonus demografi yang sangat tinggi, sehingga kita memiliki pemuda-pemuda yang banyak. Oleh sebab itu, ini merupakan kesempatan kami dalam menanggapi kesempatan kerjasama ini.   Michael scheider, selaku konsorsium rumah sakit dan klinik di Jerman menjelaskan bahwa kami menawarkan kerjasama untuk memberikan kesempatan pada lulusan UMM untuk peluang kerja di Jerman, yang akan ditempatkan di Michels Kliniken. Rumah sakit tersebut tepatnya berada di daerah Berlin. “Michels Kliniken ini memiliki keunggulan dalam perawatan neurologis dan lansia”, jelasnya Menurut Michael jika selama ini, ia sudah terjalin kerjasama dengan philipina. Lalu, saat ini kami akan mencoba kerjasama dengan indonesia. Adapun syarat yng diperlukan adalah minimal bahasa jerman B2 level. Kemudian, Pihak jerman akan memfasilitasi kurikulum yang sesuai dengan standar eropa dan kursus bahasa jerman sampai level standar, katanya Kami akan senang jika UMM menjadi partner kami untuk menyalurkan lulusannya ke Jerman. Sementara ini, Kami sangat membutuhkan ribuan perawat dan fisioterapi disini. Untuk farmasi, mungkin kami akan informasikan selanjutnya, tuturnya

FIKES UMM Lakukan Audit Mutu Internal Rutin Guna Meningkatan Kualitas Pelaksanaan dan Pengelolaan Mutu

FIKES UMM Lakukan Audit Mutu Internal Rutin Guna Meningkatan Kualitas Pelaksanaan dan Pengelolaan Mutu

FIKES UMM lakukan rutinitas Audit Mutu Internal (AMI) Fikes dan Prodi 2022. Hal tersebut dilakukan agar FIKES dan Prodi didalamnya dapat terus meningkatan kualitas pelaksanaan dan pengelolaan mutu hingga terakreditasi di tingkat internasional. Kegiatan ini dihadiri oleh Auditor internal UMM antara lain, Bpk Dr.Ir Samin, MT, IPM; Ibu Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si dan Ibu Dr..,Ir Aniek Iriany M.P. Kemudian juga dihadiri oleh Ibu Atika Yulianti SST.Ft., Ftr., M.Fis selaku Observer. Selanjutnya, Peserta yang hadir dari FIKES UMM diwakili oleh Pengelola Fakultas (Diwakili Wadek I), Pengelola Prodi (Dihadiri kaprodi Sekprodi semua prodi fi fikes) dan Tim Mutu/SPMI Fikes Acara dibuka oleh wadek 1 dan ibu tri suliatyaningsih selaku auditor. Selanjutnya para auditor melakukan field audit untuk memastikan monev yang telah disusun oleh fakultas dan prodi terbukti benar dan shahih untuk selanjutnya dikonfirmasi secara bersama-bersama. Sebelumnya fakultas dan prodi telah bersama sama melakukan monitoring dan evalusi terhadap semua kegiatan yang dilakukan pada tahun kerja 2022, dan menghasilkan laporan monev. Laporan monev yang harus disertai dengan bukti yg shahih ini kemudian di serahkan kepada BPMI melalui SIM SPMI untuk dilakukan desk audit. Pada akhir sesi disepakati terkait hasil capaian, temuan dan perbaikan yang direncanakan pada fakultas dan prodi. Dan dilanjutakan dengan penandatangan berita acara pelaksanaan audit yang dilakukan oleh auditor, pengelola fakultas, pengelola, prodi, dan GPMI.   Menurut Henny Dwi Susanti, M. Kep., Sp. Mat., PhD menjelaskan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan penjaminan mutu (PPEPP) kali ini jauh lebih mudah dilaksanakan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena BPMI telah menyempurnakan SIM (SIM SPMI ver.2.0) yang semakin  friendly digunakan, sehingga para pengelola  UPPS dan prodi dengan mudah menyelesaikan laporan sesuai standar. Dimulai dari perencanaan, penetapan, evaluasi, peningkatan, pengendalian hingga survei kepuasan terkontrol dan terintegrasi dengan baik sehingga mudah untuk dilaporkan, dinilai dan dianalisa, tandasnya. Ainur Rofiq, selaku  koordinator auditor mengatakan bahwa masukan dan saran banyak diberikan oleh para auditor untuk perbaikan mutu FIKES kedepannya. Semoga FIKES dan Prodi di dalamnya dapat terus meningkatan kualitas pelaksanaan dan pengelolaan mutu hingga terakreditasi di tingkat internasional, tambahnya