Olahraga Bikin Awet Muda? Ini Rahasianya!

Olahraga Bikin Awet Muda? Ini Rahasianya!

Menjadi awet muda memang menjadi impian setiap orang, terlebih wanita. Berbagai cara dilakukan, termasuk mengeluarkan biaya untuk menjalani beragam perawatan. Padahal, ada cara yang lebih mudah untuk dilakukan agar mendapatkan kulit awet muda, yaitu dengan berolahraga. Dosen Fisioterapi UMM, Anita Faradilla Rahim, S.Fis., Ftr., M.Kes. pun setuju dengan pernyataan tersebut. Beliau menjelaskan olahraga dapat membuat seseorang menjadi terlihat lebih awet muda dibandingkan dengan usia riil nya. Karena faktanya, tubuh kita juga memiliki umur atau usia tersendiri yang tidak berpatokan pada tanggal kelahiran. Usia tubuh tersebut dikenal dengan istilah usia biologis, sedangkan usia yang dihitung dari tanggal dan tahun lahir disebut usia kronologis. “Usia biologis tidak selalu sama dengan usia kronologis, tergantung dari kesehatan jaringan atau sel-sel dalam tubuh. Bisa saja umur tubuh manusia lebih tua atau lebih muda dari usia kronologis,” tambahnya. Anita, sapaannya menjelaskan olahraga dapat membuat awet muda karena dapat merangsang produksi kolagen dan hormon pertumbuhan. Selain itu, olahraga dapat melancarkan peredaran darah dan nutrisi ke sel kulit, menurunkan risiko jerawat karena stres, serta dapat menekan level kortisol dan mencegah rusaknya kolagen. Lalu, apa saja olahraga yang dapat menjaga kulit tetap awet muda? Anita menyarankan olahraga yang dipilih berupa yoga dan olahraga kardio, seperti berlari, bersepeda, dan berenang, dan dapat dikombinasikan dengan latihan beban. Olahraga ini dapat dilakukan minimal tiga kali dalam seminggu.

Alami Kecelakaan Ringan, Begini Pertolongan Pertamanya!

Alami Kecelakaan Ringan, Begini Pertolongan Pertamanya!

Kecelakaan ringan dapat menyebabkan cedera bagi siapapun yang mengalaminya. Cedera dapat terjadi saat bekerja, berolahraga atau mengemudikan kendaraan. Tentunya, ada beberapa bagian tubuh yang rentan cedera dan harus diwaspadai. Menurut Dosen Fisioterapi UMM, Safun Rahmanto, SST, Ft., M.Fis. menjelaskan bahwa kecelakaan ringan dapat dibagi berdasarkan kategori anak, dewasa, dan lansia. Kecelakaan ringan pada anak usia rentang 7-15 tahun memiliki risiko tinggi pada lengan yang disebabkan salah tumpuan ketika aktivitas bermain. Salah tumpuan tersebut dapat menyebabkan perpatahan pada siku atau pergelangan tangan. Lalu, pada dewasa di atas 17 tahun ke atas sampai sebelum usia 40 tahun, risiko perpatahan disebabkan oleh trauma berat. Biasanya disebabkan oleh Laka Lantas (Kecelakaan Lalu Lintas) atau kecelakaan kerja. Area tubuh yang berisiko yaitu di pergelangan tangan, bahu, kaki, tergantung benturan yang di dapat. Cedera yang berat yang paling berisiko di laka lantas tentu berpotensi perpatahan tulang. Sedangkan lansia lebih banyak berisiko mengalami trauma akibat adanya pengeroposan tulang. Jika mengalami kecelakaan ringan, harus diwaspadai di daerah pinggul dan paha. Cedera pada lansia yang sering terjadi dikarenakan adanya gangguan penurunan fungsi keseimbangan pada lansia, yang menyebabkan lansia mudah terjatuh. “Ketika jatuh dan mekanisme tumpuan landingnya tidak tepat, bisa menyebabkan perpatahan pada pergelangan tangan. Tetapi jika kasus laka lantas kita tidak tahu benturan nya di mana, namun bisa diprediksi di daerah ekstremitas atau alat gerak,” tambahnya. Safun, selaku kepala prodi Profesi Fisioterapi menjelaskan pertolongan pertama pada cedera ringan, dapat dilihat dari tanda gejalanya. Jika mengalami nyeri sedang, bengkak tidak begitu besar atau tidak begitu timbul cukup dikompres air dingin selama 2 x 24 jam sambil dilatih perlahan. Beliau menegaskan, jika mengalami kecelakaan ringan tidak direkomendasikan untuk memijat area yang cedera. “Jika dipijat akan meningkatkan trauma baru pada bagian yang cedera. Kedepannya dapat menyebabkan sendi yang tidak stabil atau bunyi. Selain itu, sendi akan gampang cedera, atau dapat merusak ligamen dan otot-otot, hingga dapat menyebabkan cedera berulang,” pungkasnya. Pada prinsipnya, metode pertolongan pertama yang dapat digunakan adalah metode RICE. R (Rest) yang berarti segera istirahatkan bagian yang cedera. I (Ice) yang berarti lakukan kompres dingin baga bagian cedera yang tidak timbul luka terbuka. C (Compression) yang berarti balut rekat pada daerah yang cedera menggunakan pembalut atau perban. E (Elevation) yang dilakukan dengan meninggikan bagian yang cedera agar bengkak bisa cepat berkurang, disarankan agar pengangkatan dilakukan lebih tinggi dari jantung untuk memudahkan aliran darah balik ke jantung. “Jika cedera disertai dengan gejala berat seperti nyeri hebat, pembengkakan yang besar, dan terlihat perubahan warna dari merah menjadi kehitam-hitaman, segera dibawa rumah sakit atau pelayanan kesehatan terdekat karena gejala-gejala tersebut mengindikasikan terjadinya fraktur atau patah tulang,” tambahnya. (Sep, editor:Zq)

Lagi….FIKES UMM Menjuarai Pelaksanaan Pesmaba UMM 2023

Lagi....FIKES UMM Menjuarai Pelaksanaan Pesmaba UMM 2023

FIKES UMM menjadi juara kembali dalam pelaksanaan Pesmaba UMM 2023. FIKES UMM sebagai jawara kembali seperti pelaksanaan Pesmaba 2022 tahun kemarin. Pesmaba adalah ajang awal pengenalan kampus pada mahasiswa baru. Pesmaba kepanjangan dari Pengenalan Studi Mahasiswa Baru yang dulu familier dengan istilah Ospek sangat penting bagi mahasiswa baru untuk segera beradaptasi dengan kehidupan kampus. Dekan FIKES UMM, Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M. Kep., Sp. Kom menjelaskan bahwa Mahasiswa baru harus segera mengenal proses akademik, fasilitas pembelajaran, dan sistem pendukung lainnya. Untuk menjamin ini semua diperlukan kreativitas kegiatan Pesmaba yang menyenangkan dan mempercepat tujuan pengenalan guna tercapainya adaptasi yang smooth tercapai. “Tahun 2022 yang lalu pelaksanaan PESMABA FIKES menjadi yang terbaik di tingkat universitas. Capaian ini tentu saja menjadi sejarah Pesmaba di fikes karena ini yang pertama sepanjang pelaksanaan pesmaba di FIKES”, tambahnya “Berdasarkan capaian ini maka menjadi spirit bagi panitia pesmaba fikes 2023 yang terdiri dari para fungsionaris mahasiswa, dosen, staf karyawan untuk menyelenggarakan pesmaba yang berkualitas. Pesmaba 2023 kembali FIKES menjadi yang terbaik, tentu saja ini bukti dedikasi kerja keras dan kompak dari seluruh tim” Bapak Dekan yang gemar bermain tenis tersebut juga mengatakan bahwa sebagai pimpinan FIKES kami mengucapkan banyak terimakasih tak terhingga kepada Bapak WD 3 bidang kemahasiswaan dan jajarannya, ibu WD 1 dan 2,  pimpinan prodi, dosen, staf karyawan, security, perlengkapan, dan lembaga intra kampus yang selalu sinergi memberikan terbaik untuk UMM. Selamat buat Pesmaba Fikes siap untuk mengantarkan mahasiswa fikes menjadi tangguh Ketua Pesmaba FIKES UMM, Ali Multazam, S.Ft, Physio., M.Sc juga mengucapkan rasa syukur dengan mengucapakan alhamdulillah, ini patut disyukuri, tentunya capaian ini tidak lepas dari kerja tim sangat baik dari semua pihak. Walaupun berbagai kendala bermunculan saat pelakasanaan kegiatan, lanjutnya. Namun, alhamdulillah dapat diselesaikan dengan baik. Terima kasih seluruh jajaran dekanat yang sudah memberi arahan, terima kasih kepada seluruh tim dari dosen pendamping, terima kasih kapada panitia dari BEM dan LSO yang ada di lingkungan FIKES yang sudah bekerja keras tak kenal lelah.. terima kasih kepada Senat Fikes yang sudah memonitoring dan senantiasa memberi masukan dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Mahasiswa Baru Harus Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Membangun Komunikasi sebagai Aset untuk Relasi Diri

Mahasiswa Baru Harus Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Membangun Komunikasi sebagai Aset untuk Relasi Diri

Kamis, 14 september 2023. PESMABA Fakultas Ilmu Kesehatan Day 3 bertepatan dengan penutupan hari terakhir PESMABA Fakultas Ilmu Kesehatan, di parkiran gedung baru Universitas Muhammadiyah Malang kampus 2. Acara diawali dengan pengondisian mahasiswa baru dan dan pengecekan atribut. Kegiatan ini berlangsung pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. Acara selanjutnya yaitu pembukaan oleh pembawa acara dengan pengondisian maba untuk duduk ditempatnya masing-masing. Acara diteruskan penampilan UKM Gita Surya dengan pementasan paduan suara. Selanjutnya acara sharing alumni oleh para alumni dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang. Sharing diawali oleh Kak Arvil Rohmaturrizqi, S.Farm. atau kerap disapa kak Arvil yang menjadi pemateri dalam acara ini, Ia memberikan pandangannya tentang dunia farmasi dan bagaimana perjalanan Ia bisa berkuliah di Farmasi. Sebelum berkuliah di farmasi Ia sejak SMA memang sudah menyukai mata pelajaran kimia, oleh karena itu Ia mulai mencari jurusan yang bersinggungan dengan kimia kemudian masuk jurusan ke farmasi. Arvil menyampaikan bahwa mata kuliah preskripsi adalah mata kuliah yang paling Ia senangi karena berkaitan erat dengan peresepan obat. Ia mengatakan “Selain fokus pada akademik selama kuliah kita juga harus upgrading diri serta temukan teman dan lingkungan yang tepat” imbuhnya. Dilanjutkan oleh pemateri dari alumni PSIK yaitu Salvinia Salvy Prihanta, S.Kep.,Ns. Kak Salvy menyampaikan diawal materi bahwa perjalanannya diterima di jurusan PSIK Fakultas Ilmu kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang cukup emosional, karena sebelum diterima di jurusan PSIK Salvy mengungkapkan bahwa Ia telah menjalani 10 kali tes agar dapat diterima di Fakultas Kedokteran. Meskipun tidak diterima di Fakultas Kedokteran, Salvy menekankan kepada para mahasiswa baru Fakultas Ilmu Kesehatan bahwa “Dimanapun kita diterima, itulah jalan terbaik yang tuhan kita berikan kepada kita”.  Dilanjut oleh pemateri alumni Fisioterapi yaitu Syi’ar Aprilla Tanazza, S.Kes. Kak Syi’ar Diawal pembukaan menguraikan keluh kesahnya sebelum diterima di jurusan fisioterapi. Ia berujar bahwa pada saat SMA Syi’ar sebenarnya telah diterima salah satu universitas di China. Namun, mimpinya harus pupus karena tidak diizinkan oleh orang tuanya. Selama berkuliah di fisioterapi, pediatri adalah mata kuliah yang menurut Ia cukup mudah dan disenangi akan tetapi juga paling menantang ucapnya. Acara Sharing Alumni ditutup dengan penyerahan sertifikat oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan kepada para alumni. Dalam acara yang penuh semangat, Kanit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota Ipda Prayogo memaparkan mengenai keamanan dan keselamatan lalu lintas. Salah satu poin penting yang disampaikan oleh beliau adalah polisi berperan aktif bersama masyarakat untuk menjaga keselamatan lalu lintas, dimulai dengan menggunakan helm SNI, tidak merokok sambil berkendara, dan menaati peraturan. Ipda Prayogo juga menekankan bahwa knalpot “brong” juga termasuk pelanggaran lalu lintas walaupun knalpot tersebut terlihat dari luar masih standar, hal ini ditekankan oleh beliau karena tingginya tingkat pelanggaran knalpot di Kota Malang dengan rata-rata yang terjaring pelanggaran tersebut adalah mahasiwa. Dalam kesempatan ini juga Ipda Prayogo menyampaikan pesan kepada mahasiswa baru Fakultas Ilmu Kesehatan bahwa tes untuk mendapatkan SIM sekarang sudah dipermudah tidak seperti periode sebelumnya serta beliau menyampaikan tingkatan sanksi bagi para pelanggar lalu lintas. Tingkatan tersebut dibagi menjadi tiga yaitu saksi ringan,sedang, dan berat. Namun, Kanit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota tersebut menegaskan bahwa pihaknya tersebut mengutamakan teguran simpatik dan verbal bagi pelanggar lalu lintas. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi awal untuk meminimalisir tingkat kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Kota Malang khususnya bagi mahasiswa baru di Kota Malang. Dilanjutkan pemaparan materi wawasan kebangsaan untuk meningkatkan konektivitas menjadi mahasiswa tangguh oleh Kabag Humas UMM Bapak Muhammad Ismaini. Beliau menekankan untuk para mahasiswa baru meningkatkan kepercayaan dirinya serta  membangun komunikasi guna menjadi aset untuk relasi diri kita sendiri. Tidak kalah penting ekpresi yang menarik dan bahasa tubuh juga sangat penting yang mungkin menjadi tidak etis dalam berkomunikasi. Acara dilanjutkan dengan pengenalan LSO yang ada di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang 1.     LSO Hipotalamus adalah kelompok ilmiah mahasiswa yang diharapkan dapat melatih dan memperkenalkan mahasiswa pada bidang penulisan ilmiah dan penelitian. 2.     LSO Forisma adalah LSO yang berfokus pada bidang dakwah dan agama islam. 3.     LSO JMKI adalah LSO yang berisikan sebuah lembaga dari mahasiswa kesehatan yang melakukan kegiatan menyuarakan aspirasi pada bidang kesehatan serta terjun langsung di lapangan untuk menjunjung tinggi hak-hak kesehatan bagi masyarakat. 4.     LSO Timapkes adalah organisasi yang bergerak dalam kesehatan yang difokuskan pada kinerja di lapangan sebagai tim bantuan medis Dan pengenalan Club peminatan Fakultas Ilmu Kesehatan yang merupakan wadah untuk menampung dan menyalurkan minat dan bakat bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan yang terdiri dari beberapa club yaitu badminton, voli, basket, H2O, MTQ, dan futsal. Acara selanjutnya adalah pemaparan materi himpunan oleh masing-masing ketua himpunan. Terdapat tiga himpunan pada Fakultas Ilmu Kesehatan yaitu Himika, Himatera, dan Himfa yang masing-masing mewakili jurusan ilmu keperawatan, fisioterapi, dan farmasi. Ketua dari Himika yaitu Nadil Lukman Rizky, ketua himatera yaitu Septy Kumalasari, dan ketua Himfa yaitu Muhammad Lutfi. Seluruh ketua himpunan tersebut memaparkan apa itu himpunan dari masing-masing jurusan serta menjelaskan mengenai divisi dan struktural pada setiap himpunan. Setelah break makan siang materi dilanjutkan oleh Ibu Hudaniah, M.Si untuk penyampaian Potential Mapping melalui UPT. Bimbingan dan Konseling. Mengawali materi, Ibu Hudaniah membuka dengan penjelasan struktural UPT Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Malang termasuk beberapa layanan yang tersedia yaitu konseling, psikotes, dan psikoterapi. Beliau juga menjelaskan secara sistematis dan detail bagaimana cara untuk mengawali bimbingan dan dan cara memperoleh layanan konseling   . Info KHS Universitas Muhammadiyah Malang juga dimanfaatkan secara maksimal oleh UPT. Bimbingan Konseling guna untuk mengisi kuesioner dan menampung seluruh laporan tindakan perundungan atau pelecehan maupun kekerasan di kampus. Mendekati ujung acara, disusul dengan acara pengenalan laboratorium setiap jurusan yang ada di Fakultas Ilmu Kesehatan. Pengenalan laboratorium ini dijelaskan oleh masing-masing kepala laboratorium setiap jurusan. Pada kesempatan ini diperkenalkan tim struktural pada setiap laboratorium yang ada dan pastinya dijelaskan kegunaan setiap laboratorium yang ada di Fakultas Ilmu Kesehatan. Tujuan dari pengenalan laboratorium ini adalah agar mahasiswa baru ketika melakukan praktikum tidak terjadi kesalahan yang dapat menyebabkan kerusakan pada laboratorium atau membahayakan keselamatan laboran. Dipenghujung acara PESMABA Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah 2023, jajaran dekanat memasuki tempat acara ditemani bersama maskot PESMABA FIKES 2023 “Neo”. Acara penutupan dibuka oleh Bapak Rakhmad Rosadi., PT., PhD sebagai Wakil

Menjadi Mahasiswa Tidaklah Mudah, Semua Bisa Dilalui oleh Mereka yang SEMANGATNYA Tak Pernah Goyah

Menjadi Mahasiswa Tidaklah Mudah, Semua Bisa Dilalui oleh Mereka yang SEMANGATNYA Tak Pernah Goyah

Kamis, 14 September 2023. Pesmaba Fakultas Ilmu Kesehatan Day 3 seperti sebelumnya bertempat di Parkir Gedung Baru Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang kampus 2. Pada awal acara seperti Pesmaba di hari sebelumnya tentu saja diawali dengan pengkondisian maba, pengecekan atribut dan penugasan. Selanjutnya pembukaan MC Formal dan dilanjutkan dengan pembacaan susunan acara. Pada awal acara di venue Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Kesehatan mendapat materi pertama dari UKM Gita Surya. Gita Surya merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa dalam bidang seni suara di Universitas Muhammadiyah Malang. Tentu saja kita mendapatkan materi tentang apa itu “Gita Surya” dan apa saja sih kegiatan-kegiatan yang biasanya dilakukan di Unit Kegiatan Mahasiswa ini. Selanjutnya dilanjutkan pemateri kedua dari Alumni. Penyampaian pertama dari alumni Farmasi, Kak Arvil Rohmaturrizqi, S.Farm. Pada awalan sebelum memulai materinya Kak Arvil tentu saja memperkenalkan diri agar mahasiswa baru dapat mengetahui data diri dari alumni. Lalu menyampaikan kesan pertama kali menjadi mahasiswa jurusan Farmasi, Kak Arvil mengatakan bahwasannya dia senang dalam artian first impression nya menjadi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Kak Arvil juga menceritakan bagaimana dia memilih prodi Farmasi, “Menyukai mata pelajaran kimia”-ucapnya. Kak Arvil juga memberi pesan buat teman-teman Mahasiswa Baru untuk selalu ingat tujuan awal mau kuliah disini, teman-teman Mahasiswa Baru juga jangan lupa meng upgrade diri menjadi lebih baik dengan cara menemukan teman dan lingkungan yang tepat. Masih dari pemateri alumni, kali ini dari alumni PSIK (Keperawatan) Kak Salvinia Salvy Prihanta, S.Kep.,Ns. Pada awal materinya tentu saja Kak Silvya menyampaikan kesan gimana menjadi Mahasiswa Keperawatan dan dilanjut memberikan pesan untuh Mahasiswa Baru. Selanjutnya masih juga dari pemateri alumni, kali ini dari alumni Fisioterapi, Kak Syi’ar Aprilla Tanazza, S.Kes. Sama seperti alumni sebelumnya Kak Syi’ar juga menyampaikan kesan menjadi Mahasiswa Fisioterapi dan juga tentu saja memberikan pesan untuk temen-temen Mahasiswa baru. Selanjutnya pada akhir materi moderator memberikan sertifikat yang memang sudah disiapkan untuk para alumni. Dilanjutkan pemateri ketiga dari Satlantas Kanit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota Ipda Prayogo, membahas tentang berkendara di lalu lintas. Beliau membahas tentang bahanya merokok sambil berkendara, dan aturan berkendara seperti berbonceng tiga. Beliau juga memberitahu apa saja sanksi yang diberikan untuk pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Salah satunya memberitahukan sanksi yang paling berat untuk pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas yaitu pengendara yang mengalami kecelakaan tetapi tidak punya SIM, karena pasti akan berakhir di persidangan. Setelah itu diberikan sesi tanya jawab, dan salah satu mahasiswa memberikan pertanyaan mengenai “kenapa kalau test SIM itu dipersulit apalagi di angka 8(delapan) dan kenapa kalau menyogok/jalur dalam itu dipermudah”.  Pertanyaan itu lantas membuat para Mahasiswa Baru mengeluarkan sorakannya. Setelah itu tak lupa pada akhir materi moderator memberikan sertifikat pemateri kepada beliau. Pemateri keempat diisi oleh Kabag Humas UMM Bapak Muhammad Ismaini membawakan materi dengan tema “Wawasan kebangsaan : Meningkatkan konektivitas menjadi mahasiswa tangguh”. Sebelum memulai materinya beliau tentu saja memperkenalkan dirinya. Beliau ingin meng-sharing bagaimana cara berani bersuara, berani bersuara menjadikan diri kita menjadi seorang yang tangguh. Lalu beliau juga memberikan tips bagaimana kita menanggapi sesuatu yang bertolak belakang sama apa yang kita rasakan atau bisa disebut juga dengan mengolah rasa. Tak hanya itu, banyak sekali tips yang diberikan kepada teman-teman Mahasiswa Baru seperti membangun rasa percaya diri, bangun komunikasi untuk menjadi relasi dengan orang lain, jangan pernah anda diam, ekspresi yang menarik, bahasa tubuh yang baik, membangun komunikasi yang nyaman bagi orang lain Acara yang selanjutnya dilanjutkan dengan pemateri kelima pengenalan LSO/Club Peminatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang. Beberapa LSO/Club yang menyampaikan pengenalan LSO KIM Hipotalamus LSO Forisma LSO JMKI LSO Timapkes Club Peminatan Voli Club Peminatan Futsal Club Peninatan H2O Club Peminatan Basket Club Peminatan Badminton Mereka kurang lebih menjabarkan seperti, apa itu LSO/Club Peminatan mereka, berfokus pada bidang apa saja, dan bagaimana alur untuk bisa masuk atau bisa disebut open recuitmen di LSO/Club Peminatan mereka. Selanjutnya pemateri keenam diisi oleh pemateri dari ketua atau perwakilan HMJ Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammaiyah Malang. Penyampaian pemateri yang pertama diawali oleh HIMIKA(Himpunan Mahasiswa Keperawatan). Himika sendiri menjelaskan arti dari himika itu sendiri, beberapa hal juga disampaikan oleh himika seperti memperkenalkan anggota divisi mereka, agenda, dan banyak benefit yang bisa didapat seperti Self Development, Leadership Development, Critical Thinking, Experience, Problem Solving, Networking. Penyampaian materi kedua dari HMJ dilanjutkan oleh HIMATERA(Himpunan Mahasiswa Farmasi). Tak jauh beda dari pemaparan materi Himika, Himfa juga menjelaskan arti dari HMJ mereka. Berbicara soal HMJ, materi akhir dari HMJ disampaikan oleh HIMATERA(Himpunan Mahasiswa Fisioterapi)  juga sama seperti apa yang disampaiakan oleh Himika dan Himfa. Dilanjutkan pemateri ketujuh Potential Mapping, Ibu Hudaniah, M.Si Pada awal materi Potential mapping, Ibu Hudaniah tentu saja menyambut Mahasiswa Baru dan dilanjut memperkenalkan diri. Beliau juga tidak lupa memperkenalkan struktur organisasi UPT. Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Malang. “Apa perlunya ke-konseling?” untuk menyiapkan diri menjadi generasi tangguh, sehat mental, dan sukses. beliau juga menjelaskan “Bagaimana sih cara memperoleh layanan konseling?” dan “Bagaimana sih cara mengawalinya?”. Ibu Hudaniah juga mengatakan kalau jangan takut, ayo laporkan tindakan perundungan/pelecehan maupun kekerasan di kampus melalui info KHS(Perlindungan diri) dan menjelaskan alur untuk bimbingan dan konseling. Selanjutnya Ibu Hudaniah menampilkan sebuah tabel disalah satu slide yang berjudul ‘Bantu Diri Sendiri Menumbuhkan Nilai Diri’. Ditabel itu terdapat bidang-bidang seperti kompetisi, pengakuan, karier organisasi, hasil karya, pemberdayaan atau aksi kemanusiaan, dan kewirausaan. Serta memberitahukan pengelompokan-pengelompokannya dalam berbagai kategori seperti kategori. Diakhir materinya beliau menampilkan sebuah slide yang berisi sebuah kalimat motivasi untuk teman-teman Mahasiswa Baru.“Menjadi mahasiswa tidaklah mudah, namun semua bisa dilalui oleh mereka yang SEMANGATNYA tak pernah goyah. Sukses terkait tindakan, orang sukses terus bergerak. Mereka membuat kesalahan, tetapi mereka tidak pernah berhenti untuk memperbaiki.” Dan tibalah di pemateri akhir dari Kepala Laboratorium dari semua prodi yang ada di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang. Pada urutan pemateri  pertama disampaikan oleh Ibu Anita Faradilla Rahim, S.Fis., Ftr., sebagai Ketua Laboratorium Fisioterapi. Urutan pemateri kedua disampaikan oleh Ibu Apt. Agustin Rafikanyanti, M.Sc., sebagai Ketua Laboratorium Farmasi. Dan yang terakhir disampikan oleh sebagai Ketua Laboratorium PSIK(Keperawatan). Materi yang disampaikannya pun hampir sama semua, menyangkut struktur pengurus Laboratorium, jumlah laboratorium di setiap prodi, nama-nama laboratorium disetiap prodi dan juga memperkenalkan alat-alat apa saja yang ada dilaboratorium dalam bentuk video

Hati Hati Berita Hoax Disekitar Kita, Begitu Edukasi Yang Diberikan Oleh AKBP Yanuar Herlambang Kepada Maba FIKES UMM

Hati Hati Berita Hoax Disekitar Kita, Begitu Edukasi Yang Diberikan Oleh AKBP Yanuar Herlambang Kepada Maba FIKES UMM

Rabu 13 September 2023. Dalam rangkaian acara Hari Ke-2  Pesmaba Fakultas Ilmu Kesehatan, saat ini dihadiri oleh pemateri yang ahli di bidangnya yaitu tentang menumbuhkan wawasan kebangsaan oleh Bpk AKBP Yanuar Herlambang, S.E,.S.H Kasubbid Multimedia Bidhumas Polda Jatim. Sesi yang langsung dimoderatori oleh bapak Wakil Dekan III sangat di tunggu-tunggu. Bapak wadek III membangkitkan antusiasme mahasiswa baru untuk menyimak pemateri dengan seksama. Di awal, AKBP Yanuar Herlambang, S.E,.S.H menceritakan awal perjalanan pendidikan beliau kepada mahasiswa baru bahwa beliau memulai karier di kepolisian melalui  jalur sarjana, selanjutnya beliau direkrut oleh polri untuk menjadi anggota kepolisian. Beliau juga menyemangati mahasiswa baru apabila ingin menjadi anggota polri maka bukan hal yang mustahil bergabung melalui jalur pendidikan sarjana, karena polri juga memiliki banyak Rumah Sakit Bhayangkara yang tersebar ke seluruh wilayah di Jawa Timur.  Beliau menceritakan perjalanan karirnya yang panjang sejak beliau mengabdi di Papua kurang lebih selama 10 tahun selanjutnya berdinas di Mabes Polri Jakarta selama 2 tahun. Beliau mengenalkan perannya kepada Mahasiswa Baru bahwa saat ini bertugas sebagai Kasubbid Multimedia dan Cybercrime yang memiliki kewenangan patroli terhadap media online, terlebih media sosial seperti instagram dan tik-tok. Bapak Yanuar, panggilan akrabnya menyampaikan bahwa berdasarkan Sensus Penduduk di tahun 2020 bahwa kelompok generasi terbanyak yaitu gen Z (27,94%) dan millennial (25,87%) dari 270,20 juta jiwa penduduk Indonesia. Kelompok ini paling suka terhadap medsos, maka harus bijak dalam bermedia sosial. Beliau menunjukkan data bahwa media sosial yang paling banyak dan sering digunakan oleh masyarakat adalah Whatsapp, Instagram, Facebook, Tiktok, Telegram, Twitter, dan Line. “Dalam tayangan video tentang wawasan kebangsaaan, beliau menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang luas dan beragam suku, budaya, dan pulau. Mahasiswa baru mendapatkan ilmu dari beliau tentang bagaimana mendeteksi HOAX yang didalamnya terdapat konten konten yang belum tentu benar dan dapat menimbulkan perpecahan bangsa”. Oleh karenanya mahasiswa harus memahami topik materi yang dipaparkan yaitu Wawasan Kebangsaan. Beliau menjelaskan dengan detail bahwa wawasan kebangsaan adalah konsep politik bangsa indonesia yang memandang indonesia sebagai kesatuan wilayah, yang menyatukan bangsa dan negara secara menyeluruh, mencakup bidang kehidupan Nasional yang meliputi aspek politik, ekonomi, sosial, dan budaya pertahanan dan keamanan, tambahnya Hal ini sangat penting karena bangsa kita sangatlah heterogen suku agama budaya. Beliau menyampaikan juga bahwa tujuan dari wawasan kebangsaan adalah mewujudkan nasionalisme yang tinggi dari segala aspek kehidupan rakyat indonesia, mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan perorangan, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah. AKBP Yanuar Herlambang, S.E,.S.H menunjukkan kepada mahasiswa bahwa kondisi saat ini terdapat tantangan keberagaman yang timbul akibat media sosial, munculnya konten-konten yang tidak bertanggung jawab yang mengandung radikalisme, cybercrime, dan intoleransi. Bapak polisi yang juga lulusan S1 Unair tersebut mengajak berinteraksi dengan memberikan pertanyaan kepada mahasiswa baru tentang apakah yang dimaksud dengan cybercrime? Dengan penuh antusias mahasiswa baru menjawab pertanyaan yang diberikan. Bapak AKBP Yanuar Herlambang memberikan penjelasan dengan detil dan memberikan contoh-contoh dari cybercrime yang umum terjadi didunia maya sehingga membuat mahasiswa baru semakin mengerti. Beliau juga menjelaskan tentang bentuk pemahaman yang menyimpang (radikalisme) dan intoleransi yang dapat muncul dari media sosial yang dapat memicu konflik bahkan memecah belah bangsa. Dalam materinya terdapat quotes mendalam terkait HOAX yang berisikan  “HOAX diciptakan oleh orang pintar tapi jahat dan disebarluaskan oleh orang baik tapi bodoh”. Konten berita palsu yang sedemikian masif kemudian disebarkan dan tanpa sadar telah meningkatkan kebodohan dalam masyarakat. Hubungan baik dengan keluarga, saudara, sahabat, masyarakat menjadi rusak akibat adanya berita HOAX. Karena HOAX sangat jahat maka kita harus berhati-hati saat menerima serta mencerna berita yang belum tentu kebenarannya. Jika adik-adik memiliki grup kemudian mendapatkan informasi maka jangan langsung membenarkan informasi tersebut, yang harus dilakukan adalah mencari informasi tambahan dari sumber lain misalkan dari google untuk menentukan kebenarannya. AKBP Yanuar Herlambang juga memberikan tips kepada mahasiswa baru tentang ciri-ciri dari berita HOAX yaitu informasinya kerap diulang-ulang dan jika ditelusuri maka penulis berita tersebut berasal dari akun palsu/ bayangan dan mereka tidak berani menampilkan profil asli, bahkan foto yang digunakan biasanya berasal dari gambar kartun atau emoticon. Pesan penutup dalam materi beliau yaitu hakikat dari media sosial adalah bukan ruang privat namun merupakan ruang publik yang bisa menjadi bukti karena jejak digital sulit untuk dihapus, maka mari berhati hati dalam berucap di media sosial.

Tata Cara PHBS Agar Menjadi Habit Bagi Masyarakat Indonesia

Tata Cara PHBS Agar Menjadi Habit Bagi Masyarakat Indonesia

Salah satu upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan rakyat indonesia adalah menggalakkan perilaku hidup sehat atau disingkat dengan PHBS. Perilaku ini penting untuk membuat kehidupan orang menjadi sehat jasmani-rohani Begitu yang disampaikan oleh dr. Widayat Samsul, Dtmh, dosen LB Farmasi FIKES UMM. Beliau juga menjelaskan bahwa PHBS ini merupakan suatu kegiatan atau aktivitas manusia individu ataupun berkelompok yang merupakan kebiasaan sehari-hari. “Didalam Pembukaan UUD 1945, dalam tujuan negara bangsa, diantaranya tertulis: Meningkatkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa”. “Dalam tataran kesehatan, tujuan tersebut bisa dicapai dengan dua prinsip kegiatan strategis yaitu :a) Promosi Kesehatan, merupakan kegiatan yang bertujuan membuat kehidupan orang menjadi sehat jasmani-rohani dan b) Mengurangi dan menghilangkan derita orang sakit dengan berbagai bentuk intervensi. Kedua kegiatan strategis ini kemudian dirinci lagi sehingga menghasilkan program kesehatan, yaitu promosi, prevensi, pengobatan, rehabilitasi dan paliatif”, jelasnya. Guna menjalankan program kesehatan  sebagai sebaran dari dua prinsip strategis diatas, pada dasarnya hanya bertumpu pada satu kebiasaan hidup yang disebut PHBS. Manusia menjadi sehat atau justru menderita sakit selalu bermula dari perilaku tadi dan bisa ditambah peran genetic yang memperparah. Menurut dokter Widayat, perilaku adalah suatu kegiatan yang dianggap benar dan dilakukan berulang sehingga menjadi sebuah kebiasaan. Dianggap benar karena pada awalnya manusia ingin memenuhi kebutuhannya dengan mencari alat dan cara mencapai maksud tujuan. Aktivitas  ini dilakukan berulang dengan berbagai variasi sehingga menghasilkan kegiatan yang efesien. Selanjutnya, secara ilmiah (paedagogik) aktivitas pemenuhan kebutuhan manusia dirumuskan secara sistematis menjadi kognitif, psikomotor dan sikap. Dari ketiga komponen tadi oleh manusia dikerjakan berulang menjadi kebiasaan, dan itulah yang disebut perilaku. Jadi, PHBS merupakan suatu kegiatan otomatis dari manusia agar dirinya terbebas dari penyakit dan mampu beraktivitas normal sesuai keinginannya. Karena kegiatan yang sifatnya otomatis (inate) pasti bisa dipelajari, ditemukan, dinilai, diperbaiki dan dimanfaatkan bagi kehidupan. Dari istilahnya, berarti PHBS terdiri dari dua rangkaian kegiatan yang saling berhubungan dan tidak bisa dipisahkan, yaitu ilmu dan amaliah, tandasnya “Selain itu, Ilmu harus dicari dan dipelajari dari pengalaman yang dibuktikan dengan penelitian (riset). Demikian juga dengan amaliah, agar dikerjakan dengan benar harus ada tauladan sebagai contoh yang benar (demonstrasi) agar ditiru oleh orang lain”, katanya Beliau juga menyimpulkan bahwa PHBS harus diajarkan sejak usia dini, dilaksanakan dan dievaluasi secara periodik, disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang baru sesuai dengan kebutuhan. Agar pendidikan PHBS ini bisa menjangkau orang lebih banyak, bisa diberikan secara berkelompok. Hidup bersih dimaksudkan setiap orang harus selalu menjamin dirinya bebas dari  paparan kontaminan  yang dapat mengakibatkan sakit atau cedera. Yang dimaksud hidup sehat adalah suatu upaya dari manusia untuk selalu berada dalam keadaan sehat dimanapun dan kapanpun dia beraktivitas, tutupnya

Tangguh Dan Kolaborasi Adalah Kunci Sukses Jadi Maba FIKES UMM

Tangguh Dan Kolaborasi Adalah Kunci Sukses Jadi Maba FIKES UMM

Selasa, 12 September 2023, kurang lebih sebanyak 513  mahasiswa baru mengikuti kegiatan PESMABA Fakultas Ilmu Kesehatan yang bertempat di kampus 2 Universitas Muhammadiyah Malang. Ketua badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Aditya Nabel Abror menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru fakultas ilmu kesehatan karena telah menjadi bagian keluarga besar universitas muhammadiyah malang. Adit juga mengatakan bahwa setiap mahasiswa baru wajib menjalankan trilogi mahasiswa yaitu membaca, menulis dan menyelesaikan atau berdiskusi dengan persoalan bangsa dan jadilah mahasiswa yang selalu mengedepankan inovasi dan kreativitas untuk memudahkan segala perubahan yang ada. “Pada Pesmaba Fakultas Ilmu Kesehatan kali ini panitia juga memperkenalkan maskot baru yang diberi nama “NEO”. NEO merupakan tokoh yang dihadirkan untuk memberikan contoh dan semangat juang bagi mahasiswa baru Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang pada tahun ini”, tambahnya Dekan Fakultas Ilmu kesehatan bapak Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M.Kep., Sp.Kom. memberikan sambutan sekaligus motivasi yang berkaitan dengan tema pesmaba tahun ini yaitu “Be Resilient Health Students To Survive, Adapt and Collaborate Interprofessionally”. Dalam sambutan sekaligus pembukaanya pak dekan menyampaikan  bahwa Saat ini kita semua merasa gembira dapat bertemu dengan adik-adik mahasiswa baru serta  memiliki sikap tangguh dan semangat menjadi keluarga besar Fakultas Ilmu Kesehatan. Pak Dekan menyampaikan bahwa adik adik maba saat ini sudah bukan menjadi tamu, namun sudah menjadi bagian dari penghuni “Rumah” yaitu Fakultas Ilmu Kesehatan. Para maba tidak boleh malu-malu serta harus percaya diri karena saat berada di keluarga Fakultas Ilmu Kesehatan akan ada orang tua baru selain orang tua yang saat ini berada dirumah, mereka yaitu ibu bapak dosen yang siap untuk menemani dan mendampingi adik-adik dalam belajar hingga lulus mencapai cita-cita sebagai tenaga kesehatan yang profesional, tambahnya. Karena saat ini sudah berada didalam “Rumah” maka adik-adik harus mewarnai dengan berbagai macam kegiatan maupun aktivitas yang positif. Pak dekan yakin bahwa adik-adik memiliki cita-cita yang sama yaitu ada yang menginginkan menjadi apoteker, fisioterapis, dan menjadi seorang ners. Sehingga menghimbau para maba “mari tempat tinggali kita saat ini kita jadikan sebagai tempat untuk belajar sampai lulus 3.5 hingga 4 tahun kedepan.” “Tema pesmaba kali ini mengandung pesan utamanya yaitu  adik-adik diharapkan menjadi lebih tangguh dibandingkan kemarin saat masih menempuh sekolah menengah atas, segera beradaptasi dengan lingkungan yang baru mulai dari tempat tinggal atau kos, beradaptasi dengan lingkungan kampus, baik kampus 1, 2, maupun 3. Mahasiswa baru harus menjalani pendidikan dengan rasa tangguh serta mampu melawan egoisme pribadi serta menempatkan waktu-waktu yang penting untuk studi dan beribadah”, jelasnya Pesan terakhir pak dekan adik-adik harus pandai-pandai berkolaborasi, karena di kampus II juga memiliki banyak prodi kesehatan mulai keperawatan, farmasi, fisioterapi bahkan nanti akan bertemu juga dengan mahasiswa kedokteran. Saat dikampus III adik-adik juga akan bertemu dengan mahasiswa dari berbagai prodi lain. Adik-adik selama kuliah akan diasah karakternya baik akademik dan non akademik dengan salah satunya dengan jalan berkolaborasi. Keberhasilan yang diraih bukan keberhasilan kita sendiri melainkan keberhasilan yang dicapai bersama. Meskipun saat ini kita berada dikampus II, tidak perlu merasa berkecil hati, meskipun saat ini fakultas kita juga fakultas termuda, tahun lalu kita meraih juara 1 penyelenggaraan Pesmaba. Itu semua karena kolaborasi dan kerjasama Tegas Pak Dekan dalam membangkitkan optimisme mahasiswa baru serta langsung direspon oleh mahasiswwa baru dengan Sorak tepuk tangan sangat meriah.

Cetuskan Ide Aplikasi Apetek Bagi Pasien Diabetes, Mahasiswa Farmasi FIKES UMM Raih Juara 1 LKTI Nasional

Cetuskan Ide Aplikasi Apetek Bagi Pasien Diabetes, Mahasiswa Farmasi FIKES UMM Raih Juara 1 LKTI Nasional

Helmin Trianita, mahasiswa Farmasi FIKES UMM angkatan 2022 menjadi juara dalam lomba LKTI Ilmiah Nasional. Lomba tersebut diselenggarakan oleh Institus Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata dengan mengusung tema ‘Edukasi dan Peran Farmasi di Era Digital’ Helmin menjelaskan bahwa berbagai universitas yang mengikuti perlombaan ini dan kami mengajukan proposal yang berjudul “Diapotech App: Layanan Apoteker Mandiri Sebagai Upaya Pengoptimalan Swamedikasi Pasien Diabetes Melitus di Indonesia” Apa yang melatarbelakangi pembuatan essay tersebut? Helmin mengatakan bahwa kami melihat banyaknya masyarakat yang sudah menerapkan swamedikasi atau pengobatan diabetes secara mandiri dengan pengetahuan yang belum cukup baik, sehingga saya memiliki gagasan bagaimana jika membuat aplikasi yang dapat membantu masyarakat dalam melakukan swamedikasi. Aplikasi ini berisi pengetahuan seputar obat, konsultasi bersama apoteker, diet diabetes, pelayanan serta pemesanan obat dan lain lain. Tujuannya aplikasi ini untuk apa? Kami membuat aplikasi ini guna membantu penderita diabetes atau masyarakat yang sedang melakukan pengobatan secara mandiri supaya mendapatkan informasi yang valid berasal dari apoteker dan mendapatkan pengobatan yang sesuai. Manfaat apa yang akan diperoleh masyarakat dengan adanya aplikasi ini? Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat karena dapat digunakan dengan mudah dalam mencari informasi seputar obat, pelayanan dan pemesanan obat, pengingat minum obat dan lain lain. Sehingga, diharapkan aplikasi ini dapat membantu masyarakat dalam melakukan pengobatan secara mandiri dan meminimalkan atau bahkan menghindari kesalahan dalam penggunaan obat.

Dua dosen Keperawatan FIKES UMM Mendapatkan Grant Research dari Universiti Teknologi Mara Malaysia baru-baru ini. Kerjasama riset ini dicetuskan oleh pihak Prodi Keperawatan FIKES UMM dan Prodi Keperawatan Universiti Teknologi Mara Malaysia.

Dua dosen Keperawatan FIKES UMM Mendapatkan Grant Research dari Universiti Teknologi Mara Malaysia baru-baru ini. Kerjasama riset ini dicetuskan oleh pihak Prodi Keperawatan FIKES UMM dan Prodi Keperawatan Universiti Teknologi Mara Malaysia.

FIKES UMM memborong banyak hadiah dalam ajang mengikuti lomba-lomba memperingati Hari Kemerdekaan Ke 78 yang diselenggarakan oleh Universitas. FIKES UMM menyabet sebanyak empat juara dalam berbagai lomba, diantaranya lomba uncal balon, lomba taplak mumbul, taplak mumbul dan lomba estafet kardus. Seperti yang dijelaskan oleh Sugi Hartono, S.Sos, Kepala TU FIKES UMM bahwa kami menjuari beberapa jenis perlombaan yang diselenggarakan pihak kampus yang diantaranya sebagai juara 3 dalam lomba uncal balon, Juara 3 dalam lomba taplak mumbul, Juara 1 dalam lomba taplak mumbul, dan yang terakhir sebagai Juara 1 lomba estafet kardus. “Alhamdulillah pada peringatan HUT RI yang ke 78 teman teman staf Fikes mengikuti lomba lomba yng diadakan oleh UMM, dan dengan kerja keras dan kekompakan seluruh staf kita berhasil memenangkan beberapa lomba tersebut” terangnya “Harapan kami semoga ditahun mendatang kita lebih kompak dan bekerja keras lagi  untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan maksimal Saya ucapakan terima kasih kepada teman2 staf untuk kerja keras, kekompakan dan semangatnya untuk mengikuti semua kegiatan pada peringatan  HUT RI yang ke  78”, tambahnya