FIKES UMM Perluas Jejaring Kemitraan untuk Mendukung Pengembangan Pendidikan dan Layanan Kesehatan

Malang – Kolaborasi menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan, rumah sakit, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi, industri, dan lembaga internasional. Melalui berbagai kerja sama yang telah terjalin, mahasiswa memperoleh kesempatan belajar yang lebih luas melalui praktik klinik, penelitian kolaboratif, pertukaran mahasiswa, kuliah tamu, hingga berbagai kegiatan pengembangan kompetensi lainnya. Dekan FIKES UMM, Dr. apt. Hidajah Rachmawati, menyampaikan bahwa kemitraan merupakan bagian penting dalam mendukung pengembangan pendidikan kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Kami percaya bahwa kolaborasi akan menghasilkan manfaat yang lebih besar dibandingkan bekerja sendiri. Karena itu, penguatan jejaring kemitraan terus menjadi salah satu prioritas strategis fakultas,” ujarnya. Selain mendukung proses pembelajaran, kemitraan juga membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian yang memiliki dampak lebih luas. Melalui jejaring yang terus berkembang, FIKES UMM berharap dapat memperkuat kontribusinya dalam pembangunan kesehatan sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

FIKES UMM Siapkan Generasi Tenaga Kesehatan Masa Depan yang Unggul, Humanis, dan Berdaya Saing Global

Malang – Di tengah perubahan dunia kesehatan yang berlangsung sangat cepat, kebutuhan terhadap tenaga kesehatan yang kompeten, adaptif, dan berintegritas semakin meningkat. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus memperkuat berbagai program pengembangan pendidikan yang berorientasi pada pembentukan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter kemanusiaan yang kuat. Melalui sinergi pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan internasionalisasi, FIKES UMM berupaya menciptakan lingkungan akademik yang mampu mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa secara menyeluruh. Dekan FIKES UMM, Dr. apt. Hidajah Rachmawati, S.Si., Sp.FRS., menjelaskan bahwa pendidikan kesehatan tidak hanya bertujuan menghasilkan tenaga profesional, tetapi juga individu yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat. “Kami ingin lulusan FIKES UMM menjadi tenaga kesehatan yang unggul dalam kompetensi, kuat dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari indeks prestasi atau tingkat kelulusan, tetapi juga dari kemampuan lulusan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, beretika, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Wakil Dekan I, apt. Sendi Lia Yunita, menambahkan bahwa mahasiswa perlu dipersiapkan untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. “Kami terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam penelitian, pengabdian masyarakat, kompetisi ilmiah, serta berbagai program internasional agar mereka memiliki pengalaman yang luas dan daya saing yang tinggi,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Dekan II, Henik Tri Rahayu, menegaskan bahwa dukungan fasilitas dan pengembangan SDM akan terus diperkuat guna memastikan seluruh proses pendidikan berjalan secara optimal. Melalui berbagai langkah strategis yang telah dan akan terus dilakukan, FIKES UMM optimistis mampu menjadi salah satu pusat pendidikan kesehatan unggulan yang berkontribusi dalam mencetak generasi tenaga kesehatan masa depan yang profesional, inovatif, humanis, dan berdaya saing global.