Malang – Di tengah perubahan dunia kesehatan yang berlangsung sangat cepat, kebutuhan terhadap tenaga kesehatan yang kompeten, adaptif, dan berintegritas semakin meningkat. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus memperkuat berbagai program pengembangan pendidikan yang berorientasi pada pembentukan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter kemanusiaan yang kuat.
Melalui sinergi pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan internasionalisasi, FIKES UMM berupaya menciptakan lingkungan akademik yang mampu mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa secara menyeluruh.
Dekan FIKES UMM, Dr. apt. Hidajah Rachmawati, S.Si., Sp.FRS., menjelaskan bahwa pendidikan kesehatan tidak hanya bertujuan menghasilkan tenaga profesional, tetapi juga individu yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami ingin lulusan FIKES UMM menjadi tenaga kesehatan yang unggul dalam kompetensi, kuat dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari indeks prestasi atau tingkat kelulusan, tetapi juga dari kemampuan lulusan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, beretika, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Wakil Dekan I, apt. Sendi Lia Yunita, menambahkan bahwa mahasiswa perlu dipersiapkan untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
“Kami terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam penelitian, pengabdian masyarakat, kompetisi ilmiah, serta berbagai program internasional agar mereka memiliki pengalaman yang luas dan daya saing yang tinggi,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Dekan II, Henik Tri Rahayu, menegaskan bahwa dukungan fasilitas dan pengembangan SDM akan terus diperkuat guna memastikan seluruh proses pendidikan berjalan secara optimal.
Melalui berbagai langkah strategis yang telah dan akan terus dilakukan, FIKES UMM optimistis mampu menjadi salah satu pusat pendidikan kesehatan unggulan yang berkontribusi dalam mencetak generasi tenaga kesehatan masa depan yang profesional, inovatif, humanis, dan berdaya saing global.