Sosialisasi PMB, FIKES UMM Edukasi Kesehatan Reproduksi ke Siswa SMK Sidoarjo

Dalam rangka memperkenalkan program studi dan menarik minat, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Sasaran kali ini ke SMK 1 Taman Muhammadiyah Sidoarjo dengan memberikan edukasi kesehatan reproduksi dan manfaat yoga. Wakil Dekan I FIKES, Ns. Henny Dwi Susanti, M.Kep., Sp. Kep. Mat., Ph.D., sebagai pemateri utama yang menyampaikan mengenai edukasi kesehatan reproduksi. Ia menguraikan mengenai pentingnya edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja. Menurutnya, pemahaman yang baik tentang kesehatan reproduksi dapat membantu mencegah berbagai permasalahan kesehatan, seperti penyakit menular seksual dan kehamilan tidak direncanakan. “Sebagai generasi penerus, pendidikan kesehatan reproduksi bukan hanya untuk melindungi diri, tetapi juga untuk membangun generasi yang lebih sehat dan berkualitas,” ujar Henny. Wakil Dekan I ini tak hanya membahas kesehatan reproduksi ia juga memperkenalkan yoga sebagai metode menjaga keseimbangan fisik dan mental. Ia menjelaskan bahwa yoga tidak hanya berguna untuk meningkatkan fleksibilitas tubuh. Namun juga memiliki dampak positif dalam mengurangi stres, meningkatkan konsentrasi belajar. Serta menjaga keseimbangan hormon yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. “Di era yang penuh tekanan, menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Yoga bisa menjadi salah satu cara mudah yang bisa kalian praktikkan sehari-hari,” imbuhnya. Antusiasme peserta semakin meningkat saat sesi demonstrasi gerakan yoga sederhana yang dapat dilakukan di sela-sela aktivitas belajar. Dengan bimbingan langsung dari Ns. Henny, para siswa mencoba beberapa gerakan dasar yang bertujuan untuk relaksasi dan meningkatkan fokus. Sesi ini pun disambut dengan antusias, diiringi tawa dan semangat para peserta. Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi siswa untuk bertanya langsung mengenai berbagai program studi di FIKES UMM, prospek karier di bidang kesehatan, serta fasilitas yang tersedia di kampus. Beberapa peserta mengaku semakin tertarik untuk melanjutkan studi di FIKES UMM setelah mendapatkan informasi mengenai kurikulum dan peluang kerjanya. “Selain mengedukasi siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan, kami juga memperkenalkan FIKES UMM sebagai institusi yang berkomitmen dalam mencetak tenaga kesehatan profesional dan berdaya saing tinggi,” tutur Ns. Henny. Acara ini pun ditutup dengan sesi foto bersama serta pembagian suvenir dari FIKES UMM bagi para peserta. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak calon mahasiswa yang tertarik untuk bergabung dengan Fakultas Ilmu Kesehatan serta semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan secara holistik.
FIKES UMM Sosialisasi PMB 2025 dan Edukasi Penyuluhan Penggunaan Obat di SMK 2 Taman Muhammadiyah Sidoarjo

Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar kegiatan sosialisasi untuk memperkenalkan program studi dan menarik minat calon mahasiswa. Kali ini, Wakil Dekan II FIKES UMM, Apt. Nailis Syifa’ S.Farm, M.Sc., PhD melakukan roadshow ke SMK 1 Taman Muhammadiyah Sidoarjo dalam rangka sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2025 serta memberikan penyuluhan penting mengenai penggunaan obat yang baik dan benar. Kunjungan ini mendapat sambutan hangat dari para siswa dan tenaga pendidik SMK 1 Taman Muhammadiyah Sidoarjo. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, di mana mereka berbondong-bondong hadir untuk mendapatkan informasi terkait peluang studi di FIKES UMM serta edukasi mengenai kesehatan. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk mengenalkan program studi unggulan di bidang kesehatan. Tetapi juga membekali siswa dengan pengetahuan yang dapat mereka aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sesi pertama, Apt. Nailis Syifa’ S.Farm, M.Sc., menjelaskan secara rinci tentang PMB 2025. Termasuk prosedur pendaftaran, beasiswa yang tersedia, serta fasilitas dan keunggulan akademik yang dimiliki FIKES UMM. Dengan menghadirkan berbagai program studi yang relevan dengan kebutuhan industri kesehatan, FIKES UMM berkomitmen untuk mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional. ”Kami ingin memberikan gambaran yang jelas kepada siswa tentang bagaimana perkuliahan di FIKES UMM dapat menjadi langkah awal dalam membangun karier di bidang kesehatan. Fasilitas lengkap, tenaga pengajar berkualitas, serta berbagai program beasiswa adalah beberapa keunggulan yang bisa menjadi pertimbangan bagi calon mahasiswa,” ujar Apt. Nailis Syifa’. Setelah sesi sosialisasi PMB, acara dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai penggunaan obat yang baik dan benar. Dalam penyuluhan ini, Apt. Nailis Syifa’ menjelaskan pentingnya pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, tentang cara konsumsi obat yang aman dan sesuai aturan. Pemahaman mengenai membaca label obat sangat diperlukan agar setiap orang dapat mengikuti aturan pakai dan menghindari efek samping yang berbahaya. Beri Penyuluhan Penggunaan Obat yang Benar Ia juga menjelaskan perbedaan obat bebas, obat bebas terbatas, dan obat keras, serta memberikan edukasi tentang simbol obat dan batasan penggunaannya. ”Bahaya penyalahgunaan obat menjadi sorotan dalam penyuluhan ini, mengingat resiko yang ditimbulkan dari penggunaan obat tanpa resep dokter. Termasuk potensi kecanduan dan efek samping yang merugikan kesehatan,” tuturnya. Selain itu, Apt. Nailis Syifa’ menekankan pentingnya cara penyimpanan obat yang benar agar tetap efektif dan tidak mudah terkontaminasi. Ia juga mengingatkan siswa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi obat tertentu. Hal ini untuk memastikan keamanan dan efektivitas penggunaannya. Penyuluhan ini semakin menarik dengan adanya sesi tanya jawab interaktif. Para siswa berkesempatan mengajukan pertanyaan seputar penggunaan obat dan berbagai aspek kesehatan lainnya. Tak sedikit dari mereka yang mengungkapkan rasa ingin tahu mengenai peran tenaga kesehatan dalam memastikan keamanan penggunaan obat di masyarakat. ”Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi siswa. Edukasi mengenai penggunaan obat yang benar sangat penting untuk menghindari resiko kesehatan yang dapat muncul akibat ketidaktahuan atau kesalahan dalam konsumsi obat,” tambah Apt. Nailis Syifa’. Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta pembagian suvenir menarik dari FIKES UMM. Dengan adanya roadshow ini, diharapkan semakin banyak siswa yang tertarik untuk melanjutkan pendidikan di bidang kesehatan dan memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap penggunaan obat yang aman dan bertanggung jawab. Kegiatan roadshow FIKES UMM ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan. Serta meningkatkan literasi kesehatan di kalangan generasi muda.