UMM Pacu Mahasiswa Terus Berprestasi Melalui Student Day | Republika Online MobileKegiatan pembukaan student day UMM dilaksanakan hari minggu, tanggal 14 Maret 2021. Acara tersebut di hadiri oleh seluruh mahasiswa baru 2020 dan jajaran pimpinan civitas akademika. Tak lupa, Rektor UMM, Bapak Fauzan, Bapak Mentri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy dan juga Mentor Nasional Bapak Dr. Ary Ginanjar (Pendiri ESQ Leadership Center), sebagai keynote speaker. Pembukaan student day tersebut bertajuk tentang “berprestasi di masa pandemic”

Bapak Fauzan, selaku rektor UMM mengatakan student day merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh UMM, agar mahasiswa dapat menggembleng karakter, mengenali, menggali dan mengembangkan potensinya masing-masing. Mahasiswa UMM merupakan sekumpulan mahasiswa yang heterogen dan memiliki potensi dan keunggulan yang berbeda-beda.

Bapak rektor juga menambahkan, kegiatan student day diharapkan dapat membentuk karakter yan tangguh, sehingga mahasiswa UMM dapat berprestasi baik di kancah nasional maupun internasional.

Bapak Ary Ginanjar, mengatakan agar mahasiswa dapat memberikan konstribusinya dan berprestasi harus memiliki “the grand why” yang tepat. Tujuan yang berdasarkan agar memberikan kemaslahatan bagi sesama adalah fokusnya. Mahasiswa harus memiliki dasar pemikiran apapun penciptaan karyanya agar memiliki dampak kepada manusia lainnya. Dan itulah dasar karakter dalam kecerdasaan “spiritual quotient” atau disebut dengan SQ

Bapak Ary juga menambahkan, SQ dapat menuntut manusia dalam berpijak untuk kehidupannya, sehingga orang tidak mudah putus asa dan prustasi. Hal ini dikarenakan manusia dapat menggantungkan hidupnya pada sang maha pencipta.

Bapak mentri PMK, Muhadjir Effendi menyatakan, mahasiswa agar memiliki karakter yang kuat dan berprestasi harus memiliki self-planning. Perencanaan dan kegiatan yang harus diikuti tersebut harus yang yang mengandung makna dan bermanfaat bagi akademik dan non-akademiknya.

Bapak muhadjir juga menambahkan bahwa, mahasiswa harus memupuk 4 C yakni, pertama adalah critical thinking atau kemampuan berpikir kritis dan creativity atau kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang baru dan tepat, kedua; communication skill atau kemampuan berbicara dan menulis yang baik, yang ke tiga adalah collaboration skill yaitu, kerjasama dan yang terkahir adalah confident yakni percaya diri (Editor: ZQ)