Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meneguhkan langkah strategis menuju fakultas kesehatan berkelas dunia dalam kegiatan Pra Rapat Kerja (Pra-Raker) FIKES UMM 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah pengembangan fakultas dengan visi besar universitas dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi kesehatan yang semakin kompetitif dan global.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, SE., M.Si., menyampaikan arahan strategis berbasis penguatan daya saing institusi, internasionalisasi, serta akselerasi kualitas tridarma perguruan tinggi. Arahan ini merujuk pada posisi kompetitif FIKES UMM yang dinilai telah memiliki fondasi sangat kuat untuk melakukan lompatan kualitas pada periode 2026 dan seterusnya

Rektor UMM: FIKES Memiliki Modal Kuat untuk Melompat Lebih Tinggi

Dalam paparannya, Prof. Nazaruddin Malik menekankan bahwa FIKES UMM berada pada posisi strategis dalam ekosistem universitas yang unggul secara nasional dan diakui secara global. Dengan Akreditasi Institusi UNGGUL, peringkat 18 universitas terbaik nasional, serta reputasi UMM sebagai universitas Islam terbaik dunia, FIKES dinilai memiliki modal institusional yang sangat solid untuk memperluas pengaruh akademik dan profesional di tingkat internasional

“FIKES UMM tidak memulai dari nol. Fakultas ini sudah memiliki kekuatan akademik, sumber daya manusia berkualitas, dan rekam jejak prestasi yang membanggakan. Tantangannya bukan lagi membangun fondasi, tetapi bagaimana melakukan akselerasi dan diferensiasi agar FIKES dikenal sebagai rujukan kesehatan, tidak hanya di Jawa Timur, tetapi juga di level global,” tegas Rektor UMM.

Rektor juga menyoroti pentingnya konsistensi pada visi jangka panjang, yakni menjadikan FIKES sebagai pusat unggulan pendidikan kesehatan yang menghasilkan lulusan profesional, inovatif, dan berdaya saing internasional. Menurutnya, arah pengembangan fakultas harus berani, progresif, dan terukur, dengan fokus pada kualitas lulusan, penguatan riset berdampak, serta jejaring global yang produktif.

FIKES UMM juga mencatatkan berbagai prestasi strategis, mulai dari penguatan kapasitas dosen bergelar doktor dan guru besar, peningkatan kualitas jurnal ilmiah hingga SINTA 2, serta prestasi mahasiswa di berbagai ajang nasional. Rektor menilai capaian tersebut sebagai “aset reputasi” yang harus dikelola secara cerdas untuk memperkuat branding fakultas di mata publik dan mitra internasional.

Dekan FIKES UMM: Arahan Rektor Jadi Kompas Transformasi Fakultas

Menanggapi arahan Rektor UMM, Dekan FIKES UMM, Dr. apt. Hidajah Rachmawati, S.Si., Sp.FRS, menegaskan kesiapan FIKES untuk mengakselerasi transformasi fakultas secara terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya, visi dan strategi yang disampaikan Rektor selaras dengan roadmap pengembangan FIKES UMM menuju 2028.

“Arahan Bapak Rektor menjadi kompas yang sangat jelas bagi kami. FIKES UMM berkomitmen untuk memperkuat keunggulan akademik, riset inovatif, serta jejaring nasional dan internasional secara simultan. Kami ingin memastikan setiap langkah pengembangan memiliki dampak nyata bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat,” ujar Dr. Hidajah.

Dekan FIKES juga menekankan bahwa pengembangan fakultas tidak hanya berorientasi pada capaian angka, tetapi juga pada kualitas proses dan budaya akademik. Penguatan riset kesehatan berbasis kebutuhan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta modernisasi tata kelola fakultas menjadi fokus utama dalam menyambut tahun kerja 2026.

Menuju FIKES UMM Unggul dan Mendunia

Pra-Raker FIKES UMM 2026 menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi seluruh elemen fakultas untuk bergerak dalam satu irama menuju visi besar: menjadi Fakultas Ilmu Kesehatan terkemuka di Jawa Timur dengan reputasi internasional. Sinergi antara kebijakan universitas dan strategi fakultas diyakini akan mempercepat pencapaian target tersebut.

Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, kepemimpinan fakultas yang visioner, serta partisipasi aktif sivitas akademika, FIKES UMM optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan kesehatan unggulan yang berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, dan daya saing bangsa di kancah global