FIKES UMM telah sukses menyelaggarakan international conference tahun ke tiga bulan ini (5/10). Konferensi tersebut dihadiri oleh 400 partisipan lebih. Pembicara yang dihadirkan juga dari berbagai negara yakni, Prof. Fu-Chih Lai, Ph.D, Taiwan; Asst. Prof. Dr. Komsak Sinsurin, Thailand; A’liyatur Rosyidah, M.Si., Ph.D, Research Center for Vaccine and Drug National Research and Innovation Agency (BRIN), Indonesia; Henny Dwi Susanti, M. Kep., Sp. Kep. Mat., Ph.D, UMM
Sri Sunaringsih Ika Wardojo, SKM, M.PH. P.HD, selaku ketua penyelenggara mengatakan bahwa HSIC kali ini mengusung tema “The innovation Health education and research”. Harapan kami dengan tema tersebut peserta konfrensi internasional ini dapat memberikan inovasi dan cara pandang baru dalam Pendidikan dan penelitian.
Kami tim penyelenggara bekerjasama dengan publisher internasional yang trindeks Web of Sciences (WOS) untuk publikasi proceeding peserta. Kami upayakan agar seluruh paper yang masuk dapat terindeks oleh WOS.
Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si, Warek 1 UMM menjelaskan bahwa saya Perlu meng-highlight penyelenggaraan HSIC di tahun ke tiga ini oleh FIKES UMM, karena secara konsisten dan rutin mempertahankan atmosfir akademik internasional. Oleh sebab itu saya mengapresiasi setinggi2nya kepada dekan, seluruh jajaran pimpinan, Dosen FIKES UMM dan juga panitia penyelenggara.


Hal ini dikarenakan penyenggalaraan conference international itu tidak mudah dan penuh dengan tantangan. Hal ini dikarenakan bukan hanya tentang sekedar menyelenggarakan conference namun bagaimana output dan outcomes setelah conference ini dilaksanakan. Utamanya bagaimana memanajemen paper yang sudah masuk sehingga dapat publish yang terindeks secara internasional, tambah professor yang berasal dari Madura
Harapannya setelah acara ini FIKES UMM agar dapat menjalin kerjasama lebih lanjut dengan pemateri seperti melakukan riset Bersama dan publikasi Bersama, tandasnya
Kami sangat bangga telah diselenggarakannya conference international di tahun ke tiga ini yang diselenggarakan FIKES UMM, walaupun dengan platform daring. Namun, kami berharap tahun 2024 conference internationalini dapat di adakan setidaknya dengan metode hibrit, tutupnya