Penguatan budaya riset menjadi salah satu prioritas pengembangan akademik di lingkungan FIKES UMM. Fakultas terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk aktif menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kesehatan global.

Berbagai penelitian yang dikembangkan saat ini mencakup isu kesehatan komunitas, penyakit degeneratif, terapi bahan alam, patient safety, hingga inovasi pelayanan kesehatan berbasis teknologi.

Dekan Dr. apt. Hidajah Rachmawati, S.Si., Sp.FRS menegaskan bahwa riset memiliki peran penting dalam menciptakan inovasi pelayanan kesehatan yang berbasis evidence dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pendidikan kesehatan tidak boleh berhenti pada transfer ilmu, tetapi harus mampu menghasilkan solusi terhadap berbagai persoalan kesehatan yang terus berkembang.

“Budaya riset harus dibangun sejak dini agar mahasiswa terbiasa berpikir kritis dan ilmiah,” jelasnya.

Sebagai bentuk penguatan budaya akademik, FIKES UMM aktif mengadakan workshop penelitian, pelatihan publikasi ilmiah, pendampingan hibah penelitian, hingga collaborative research dengan institusi nasional dan internasional.

Wakil Dekan I apt. Sendi Lia Yunita, S.Farm., M.Sc. menjelaskan bahwa fakultas juga mulai mengembangkan roadmap penelitian unggulan yang terintegrasi dengan isu prioritas pembangunan kesehatan nasional.

Selain meningkatkan produktivitas publikasi, strategi tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi akademik FIKES UMM dalam pengembangan ilmu kesehatan.

Sementara itu, dukungan fasilitas laboratorium dan pengembangan SDM peneliti juga terus ditingkatkan sebagai bagian dari penguatan ekosistem riset fakultas.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, FIKES UMM optimistis mampu menjadi pusat pengembangan ilmu kesehatan yang adaptif terhadap tantangan masa depan.