Malang, 24 Februari 2025 – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (FIKES UMM) menggelar acara konsolidasi akademik yang berlangsung pada 24 Februari 2025. Acara ini melibatkan Wakil Rektor 1 UMM, Prof. Ahsanul In’am, PhD, serta Kepala Biro BPP, Dr. Zulfatman. Konsolidasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran transisi kebijakan terkait penataan beban kinerja dosen dalam rangka mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pimpinan fakultas, program studi, serta laboratorium yang ada di lingkungan FIKES UMM. Diskusi berjalan dinamis dengan tujuan utama untuk menyelaraskan kebijakan akademik yang akan diberlakukan, serta memastikan bahwa semua pihak terlibat dalam pengambilan keputusan yang strategis dan sesuai dengan visi misi universitas.
Wakil Rektor 1 UMM: Tata Kelola yang Baik untuk Kemaslahatan Umat
Dalam sambutannya, Prof. Ahsanul In’am, PhD, menegaskan pentingnya tata kelola yang baik dalam mengelola perguruan tinggi. “Tata kelola dalam persyarikatan Muhammadiyah adalah keharusan. Ini bukan hanya soal administrasi, tetapi juga tentang bagaimana kita mengemban amanah dan tanggung jawab dakwah untuk kemaslahatan umat,” ujarnya. Menurut Prof. Ahsanul, amanah dan tanggung jawab menjadi kata kunci dalam menciptakan tata kelola yang efektif dan efisien, sehingga menghasilkan manfaat yang besar bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari konsolidasi, beliau juga mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan akademik di UMM, termasuk dalam hal penataan beban kinerja dosen yang sesuai dengan tuntutan Tridharma. Prof. Ahsanul menekankan bahwa kualitas pendidikan yang baik harus didukung dengan beban kerja yang jelas dan adil bagi setiap dosen.
Deklarasi Tanggung Jawab: Sikap yang Menghadirkan Solusi
Sementara itu, tanggapan dari Dekan FIKES UMM, Prof. Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M. Kep., Sp. Kom, turut memberi warna dalam konsolidasi tersebut. Dalam pernyataannya, Prof. Yoyok mengungkapkan bahwa konsolidasi semacam ini merupakan tradisi yang sangat penting untuk menjaga komunikasi yang baik di antara semua pihak. “Konsolidasi menyikapi perubahan adalah tradisi yang baik untuk mencari solusi atas permasalahan yang ada. Ini adalah bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga kualitas pendidikan dan pengelolaan akademik di FIKES UMM,” ujarnya dengan tegas.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa tanggung jawab dalam konteks akademik tidak hanya melibatkan individu saja, tetapi juga masyarakat, pimpinan, bahkan yang lebih utama adalah pada Allah SWT. “Tanggung jawab adalah sikap dan perilaku yang harus kita tunjukkan dalam mengemban amanah kita. Bukan hanya terhadap rekan kerja dan masyarakat, tetapi lebih dari itu, terhadap Allah SWT sebagai pemilik segala amanah,” tambahnya.
Pentingnya Kolaborasi dalam Menyikapi Tantangan
Konsolidasi ini juga menjadi ruang untuk mempererat kolaborasi antar berbagai elemen dalam FIKES UMM. Para pimpinan fakultas, program studi, dan laboratorium berkesempatan untuk berbagi pandangan dan menyampaikan aspirasi terkait permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan akademik dan pengajaran. Hal ini bertujuan agar setiap kebijakan yang ditetapkan bisa diterima dengan baik dan diimplementasikan secara optimal.
Kebijakan Penataan Beban Kinerja Dosen: Langkah Menuju Pengelolaan yang Lebih Efektif
Salah satu pokok bahasan dalam konsolidasi ini adalah kebijakan baru terkait penataan beban kinerja dosen yang akan diberlakukan mulai tahun ajaran mendatang. Dalam kebijakan ini, beban kerja dosen tidak hanya diukur dari jam mengajar, tetapi juga dari kontribusi dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Prof. Ahsanul berharap kebijakan ini akan membawa dampak positif terhadap kualitas akademik di UMM, sekaligus mendorong dosen untuk semakin aktif dalam berinovasi di bidang penelitian dan pengabdian.
Konsolidasi ini diakhiri dengan diskusi mendalam mengenai langkah-langkah konkrit yang dapat diambil untuk mendukung keberhasilan implementasi kebijakan baru tersebut, serta upaya untuk memastikan bahwa setiap dosen mendapatkan dukungan yang memadai dalam menjalankan tugasnya.
FIKES UMM terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat melalui kebijakan-kebijakan yang mendukung kinerja dosen dan staf, serta berperan aktif dalam memajukan dakwah dan kemaslahatan umat melalui dunia pendidikan tinggi.