Malang – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (FIKES UMM) menerima kunjungan civitas akademika Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dalam agenda studi banding yang berlangsung di Ruang Rapat Kampus 2 FIKES UMM (02/12). Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pertukaran praktik baik antar institusi Muhammadiyah dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan, penguatan manajemen laboratorium, dan implementasi keselamatan mahasiswa dalam proses pembelajaran.
Dalam sambutannya, Dekan FKIK Unismuh Makassar, Rosdiana Sahabuddin, M.Kes., Sp.OG, menyampaikan bahwa tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk mempelajari lebih dalam bagaimana FIKES UMM merintis dan mengembangkan Center of Excellence (COE). Menurutnya, keberhasilan FIKES UMM dalam membangun pusat unggulan di berbagai bidang kesehatan menjadi inspirasi bagi FKIK Unismuh Makassar untuk mengembangkan konsep serupa. Rosdiana menjelaskan bahwa pihaknya ingin melihat langsung bagaimana proses perencanaan, pengelolaan, serta dampak keberadaan COE terhadap mutu akademik dan pengalaman belajar mahasiswa.
Rosdiana juga menyoroti keinginan FKIK Unismuh Makassar untuk memahami cara FIKES UMM mengelola laboratorium terpadu antar program studi. Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang sering dihadapi perguruan tinggi kesehatan adalah pengaturan jadwal praktikum yang sering bertabrakan antar prodi. Melalui kunjungan ini, pihaknya berharap dapat mempelajari pola manajemen yang diterapkan FIKES UMM dalam mengatur pemanfaatan laboratorium agar lebih efektif, sistematis, dan mampu menunjang proses pembelajaran seluruh program studi secara optimal.
Selain itu, aspek keselamatan mahasiswa, khususnya terkait patient safety dan penerapan sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), juga menjadi fokus pembahasan. Rosdiana menegaskan bahwa FKIK Unismuh Makassar ingin mengetahui bagaimana FIKES UMM menyusun dokumen keselamatan, SOP, serta mekanisme implementasi K3 dalam kegiatan praktikum dan praktik klinik. Menurutnya, jaminan keselamatan mahasiswa merupakan bagian penting dari mutu pembelajaran dan harus dikelola dengan standar yang tinggi.
Menanggapi kunjungan tersebut, Dekan FIKES UMM, Dr. apt. Hidajah Rachmawati, S.Si., Sp.FRS., menyampaikan apresiasi yang besar atas kedatangan FKIK Unismuh Makassar. Ia menegaskan bahwa FIKES UMM sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik yang telah dijalankan, baik dalam pengembangan COE, peningkatan kualitas pembelajaran, maupun penguatan standar keselamatan mahasiswa. Dalam sambutannya, Hidajah menjelaskan bahwa keberhasilan FIKES UMM dalam membangun COE merupakan hasil proses panjang yang melibatkan perencanaan strategis, dukungan institusi, serta komitmen seluruh dosen dan tenaga kependidikan. Ia berharap pengalaman tersebut dapat memberikan gambaran yang relevan dan inspiratif bagi FKIK Unismuh Makassar.
Terkait manajemen laboratorium, Hidajah menekankan bahwa FIKES UMM selalu berupaya untuk memastikan kolaborasi lintas prodi berjalan optimal melalui sistem penjadwalan yang terintegrasi dan mekanisme koordinasi yang rapi. Ia juga menambahkan bahwa FIKES UMM menempatkan keselamatan mahasiswa sebagai prioritas utama. Setiap kegiatan praktik selalu didukung dengan SOP yang jelas, audit keselamatan yang dilakukan secara berkala, serta pelatihan K3 yang wajib diikuti oleh mahasiswa dan dosen pengampu.
Kunjungan ini ditutup dengan sesi diskusi mendalam antara kedua fakultas yang membahas peluang kolaborasi lanjutan di bidang pengembangan kurikulum, penelitian, implementasi COE, hingga potensi pertukaran akademik. Rombongan FKIK Unismuh Makassar juga berkesempatan meninjau langsung fasilitas laboratorium dan pusat-pusat unggulan yang dimiliki FIKES UMM. Baik FIKES UMM maupun FKIK Unismuh Makassar menyampaikan harapan agar jalinan kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan kesehatan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah secara nasional.