Mahasiswa FIKES UMM memproleh juara 2 dalam ajang pekan ilmiah keperawatan nasional 2021 di Fakultas Kedokteran Universitas Taruma Negara, Pontianak. Mahasiswa tersebut diwakili oleh Tiga orang yaitu, Syafira Aulia Rahma, M. Dodik Prastiyo, dan Lailatul Azizah. Pekan Ilmiah tersebut di ikuti oleh berbagai universitas nasional dari seluruh negeri baik PTN maupun PTS.

Menurut Dodik, Sebagai Ketua kelompok, Ide ini tercetus karena melihat problematika baru bagi orang tua pada masa pandemi covid 19. Pendidikan, pengasuhan dan pengajaran kurang optimal pada anak. Selain itu, pola komunikasi yang diterapkan oleh orang tua pada masa pandemi dapat berpengaruh pada kesehatan mental anak.

“Menurut WHO (2020) melaporkan bahwa dari survei yang dilakukan oleh Komisi Perlindungan anak Indonesia menemukan bahwa terjadi kekerasan pada anak akibat beban mental kerja yang tidak seimbang terutama saat melakukan pengasuhan dalam sekolah daring. Kekerasan pada anak selama pandemi Covid-19 dikaitkan dengan beberapa faktor antara lain desakan ekonomi yang cenderung meningkat, perubahan skema pendidikan, dan kurangnya pengetahuan orang tua terhadap pola pengasuhan saat pandemi. Faktor tersebut dapat memperburuk psikologis orang tua akibatnya, anak berada pada posisi rawan kekerasan sedangkan akses layanan perlindungan anak masih terbatas selama masa pandemi Covid-19” tambahnya

Lailatul menambahkan bahwa, berdasarkan latar belakang itulah kami menggagas terapi Cognitive Behavioral Therapy, Movement Desensitization and Reprocessing, Terapi musik berbasis kelompok terbukti efektif dapat dijadikan terapi dalam menurunkan trauma pada anak dengan kekerasan serta meningkatkan aktualisasi diri pada anak. Sehingga dari penelitian tersebut dapat dijadikan inovasi dalam pengembangan ilmu keperawatan yaitu Si Adek Hebat: Satuan Aksi Deteksi Dini & Rehabilitasi Anak di masa pandemi Covid-19. (Editor:ZQ)