Mahasiswa FIKES UMM melakukan pengabdian masyarakat lewat program Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat atau yang disebut dengan PPM. program ini merupakan kegiatan intrakurikuler wajib yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan metode pemberian pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa, dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.Menurut Dinda, Mahasiswa FIKES UMM angkatan 2017, yang juga anggota Kelompok PMM 56 Gelombang 5. Kegiatan PMM kelompok kami ini, dilakukan di RT. 32 Kelurahan Damai Kota Balikpapan yaitu dengan membentuk Kampung Damai Siaga Covid-19. Salah satu kegiatannya yaitu melakukan penyuluhan door-to-door dikarenakan tidak memungkinkan untuk melakukan penyuluhan dengan mengumpulkan warga di satu tempat.
“Penyuluhan yang dilakukan menekankan pada protokol kesehatan yang berlaku selama new normal di masa pandemi sekarang. Seperti penggunaan masker yang baik dan benar, cara membersihkan masker reusable , fakta dan mitos yang bisa menjadi hoax tentang covid-19 yang masih marak tersebar di media sosial’, Jelasnya
Sulastri juga menambahkan bahwa “Kami mendapat dukungan penuh dari ketua RT setempat dikarenakan masih banyaknya warga yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah dan tidak melakukan jaga jarak. Dan kami juga memberikan paket new normal kit yg berisi 2 masker, handsanitizer dan vitamin c kepada warga yg sudah mau meluangkan waktunya untuk mendengarkan informasi dari kami, selain itu pemberian paket new normal ini di harapkan dapat memfasilitasi masyarakat RT.32 ( Kampung Damai Siaga Covid-19 ) agar lebih siap menghadapi new normal.
Sunardi, Selaku Wadek 3 mengatakan, program pencegahan penyebaran covid-19 di kegiatan PMM merupakan perwujudan UMM dalam program penanggulanagan covid-19 dan support pada pemerintah. Pencegahan yang terbaik adalah dengan cara meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya menjaga protokol yang dicanangkan oleh pemerintah dan WHO. Jelasnya.