Penggunaan termometer gun atau di sebut juga dengan termometer inframerah telah menjadi hal yang lumrah dilakukan masyarakat sebagai tindakan pencegahan untuk mendeteksi adanya kecurigaan bagi seseorang yang terkana virus corona atau covid 19.

Namun, akhir-akhir belakangan ini, masyarakat dibuat resah karena adanya video yang viral melalui jejaring sosial dan whatsapp. Dalam video itu memaparkan adanya risiko kerusakan pada mata dan otak   jika terpapar oleh termometer gun tersebut. Video itu juga   menjelaskan bahwa sinar yang dihasilkan dari perangkat tersebut   adalah sinar laser. Tapi, apa benar termometer gun dapat merusak   kesehatan mata dan otak? amankah digunakan?

Bapak Faqih Ruhyanudin, Dekan FIKES UMM merespons dengan  mengatakan “itu tidak benar” dan aman digunakan, serta menjelaskan bagaimana fungsi lampu merah pada termometer itu.
“Manusia itu dapat mengeluarkan panas dari tubuhnya, dalam bentuk  sebuah energi. Jenis termometer ini dapat mendeteksi suhu tubuh  manusia dengan cara menembakkan gelombang inframerah, dan  dikirimkan ke sensor pada alat tersebut, kemudian dapat mendeteksi suhu yang kita miliki, ”jelasnya. “dan jelas termometer gun ini tidak  akan melukai kita, mata atau otak bagian tubuh mana pun”, katanya.
“Cahaya yang dipancarkan oleh termometer gun itu bukanlah sinar  laser. Sehingga, Seandainya cahayanya terkena mata sekalipun tidak merusak bola mata kita. Titik merah yang kita lihat adalah cahaya yang disediakan termometer, agar kita dapat dengan mudah dapat melihat bagian area yang mana yang akan diukur suhunya. ”

Wadek II, Bapak Sobrun Jamil menambahkan bahwa “jenis termometer yang menggunakan sinar laser memang ada. akan tetapi, jenis termometer ini bukan digunakan untuk mengukur suhu manusia, namun digunakan dalam konstruksi dan automotif. Misalnya, untuk mengukur suhu semen, suhu atap, suhu mesin mobil dll. Ini adalah laser komersial, dengan penggunaan yang sama sekali berbeda dengan yang digunakan untuk suhu tubuh, ”kata Bapak Jamil, “untuk jenis termometer ini memang dapat menyebabkan kerusakan pada mata jika terkena pada area mata. Oleh sebab itu, misalnya, jika seseorang ingin mengukur suhu mesin dengan termometer ini disarankan menggunakan kaca mata goggle. Tetapi, sekali lagi, termometer gun yang digunakan untuk mendeteksi suhu badan manusia adalah penggunaan sama sekali berbeda,” ia menegaskan kembali, oleh karena itu, menyarankannya untuk “menggunakan sumber tepercaya agar tidak meresahkan dan membuat panik masyarakat” katanya.