Kolaborasi Seluruh Sivitas Akademika Jadi Kunci Sukses Pelaksanaan UAS di FIKES UMM

Malang – Kesuksesan pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) tidak hanya bergantung pada kesiapan mahasiswa, tetapi juga memerlukan sinergi seluruh unsur akademik. Hal inilah yang menjadi semangat dalam Rapat Koordinasi Persiapan UAS Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (FIKES UMM). Rapat tersebut dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, kepala laboratorium, tenaga kependidikan, serta unit pendukung akademik lainnya. Seluruh peserta bersama-sama menyusun strategi pelaksanaan UAS yang tertib, efektif, dan memanfaatkan Learning Management System (LMS) resmi UMM sebagai platform utama penyelenggaraan ujian. Berbagai aspek menjadi pembahasan, mulai dari kesiapan perangkat pembelajaran digital, mekanisme pengawasan, distribusi jadwal ujian, hingga antisipasi terhadap berbagai kemungkinan kendala teknis. Dekan FIKES UMM, Dr. apt. Hidajah Rachmawati, S.Si., Sp.FRS, menilai bahwa keberhasilan penyelenggaraan UAS merupakan hasil kerja sama seluruh elemen di lingkungan fakultas. “Mutu akademik dibangun melalui kolaborasi. Persiapan yang matang, komunikasi yang baik, serta komitmen seluruh sivitas akademika menjadi fondasi agar proses evaluasi pembelajaran berjalan sesuai standar mutu universitas. Kami berharap UAS ini dapat berlangsung lancar sekaligus memberikan pengalaman akademik yang baik bagi mahasiswa,” tuturnya. Senada dengan itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik, apt. Sendi Lia Yunita, S.Farm., M.Sc., menjelaskan bahwa LMS resmi UMM memberikan banyak kemudahan dalam pengelolaan ujian, mulai dari pengaturan waktu, distribusi soal, pengumpulan jawaban, hingga rekapitulasi nilai. “Platform LMS memungkinkan proses evaluasi berjalan lebih sistematis dan efisien. Seluruh aktivitas akademik terdokumentasi dengan baik sehingga mempermudah monitoring dan penjaminan mutu. Namun keberhasilan implementasinya tetap membutuhkan kesiapan dosen, tenaga kependidikan, serta kedisiplinan mahasiswa,” jelasnya. Melalui koordinasi lintas unit ini, FIKES UMM menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip akademik. Dengan dukungan LMS resmi universitas dan persiapan yang matang, pelaksanaan UAS Semester Genap 2025/2026 diharapkan berlangsung tertib, objektif, serta mampu menggambarkan capaian kompetensi mahasiswa secara optimal.

Siap Hadapi Era Digital, FIKES UMM Optimalkan LMS Resmi Universitas untuk Pelaksanaan UAS Semester Genap

Malang – Digitalisasi pendidikan kembali menjadi perhatian utama Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (FIKES UMM). Dalam rangka memastikan seluruh proses evaluasi akademik berjalan optimal, FIKES menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang melibatkan seluruh unsur akademik fakultas. Pertemuan tersebut membahas kesiapan penyelenggaraan UAS secara menyeluruh, termasuk pemanfaatan Learning Management System (LMS) resmi Universitas Muhammadiyah Malang sebagai media utama pelaksanaan ujian. Penggunaan platform digital tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi administrasi akademik sekaligus memperkuat transparansi dalam proses penilaian. Dalam arahannya, Dekan FIKES UMM, Dr. apt. Hidajah Rachmawati, S.Si., Sp.FRS, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi harus diikuti dengan peningkatan kualitas tata kelola pendidikan. “Digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi merupakan kebutuhan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih efektif, terdokumentasi, dan mudah dievaluasi. Karena itu kami terus mendorong seluruh dosen memanfaatkan LMS resmi universitas sebagai bagian dari transformasi akademik di FIKES UMM,” ungkapnya. Beliau menambahkan bahwa kesiapan dosen dalam memanfaatkan teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa. Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik, apt. Sendi Lia Yunita, S.Farm., M.Sc., menjelaskan bahwa koordinasi dilakukan tidak hanya membahas pelaksanaan ujian, tetapi juga memastikan seluruh prosedur akademik telah sesuai dengan standar universitas. “Kami ingin memastikan tidak ada perbedaan persepsi dalam pelaksanaan UAS. Semua mata kuliah mengikuti mekanisme yang sama, mulai dari pengunggahan soal, pengaturan jadwal, sistem penilaian, hingga monitoring pelaksanaan ujian melalui LMS. Dengan koordinasi yang baik, potensi kendala dapat diminimalkan sejak awal,” jelasnya. Penggunaan LMS juga memberikan keuntungan berupa penyimpanan seluruh aktivitas akademik secara digital sehingga memudahkan proses dokumentasi, audit mutu internal, maupun evaluasi pembelajaran di masa mendatang. Melalui rapat koordinasi tersebut, FIKES UMM menunjukkan kesiapannya dalam menyelenggarakan evaluasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap menjaga kualitas, objektivitas, dan integritas akademik.

FIKES UMM Pastikan UAS Berjalan Modern dan Transparan, Seluruh Ujian Gunakan LMS Resmi Universitas

Malang – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan sistem evaluasi pembelajaran yang modern, akuntabel, dan berkualitas. Menjelang pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap Tahun Akademik 2025/2026, FIKES UMM menggelar Rapat Koordinasi dan Persiapan UAS yang diikuti oleh seluruh pimpinan program studi, sekretaris program studi, kepala laboratorium, serta tenaga kependidikan terkait. Rapat yang berlangsung di Ruang ICMI Besar ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi seluruh unit dalam menyukseskan penyelenggaraan UAS. Berbagai aspek dibahas secara komprehensif, mulai dari kesiapan teknis, jadwal ujian, mekanisme pengawasan, hingga optimalisasi penggunaan Learning Management System (LMS) resmi Universitas Muhammadiyah Malang sebagai platform utama pelaksanaan ujian. Penggunaan LMS UMM menjadi salah satu fokus utama dalam koordinasi tersebut. Seluruh dosen didorong untuk memanfaatkan platform digital resmi universitas sehingga proses pelaksanaan ujian berlangsung lebih efektif, terdokumentasi dengan baik, serta memberikan kemudahan bagi mahasiswa maupun dosen dalam mengakses soal, mengumpulkan jawaban, hingga melakukan penilaian. Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMM, Dr. apt. Hidajah Rachmawati, S.Si., Sp.FRS, menegaskan bahwa kualitas proses evaluasi memiliki posisi yang sama pentingnya dengan kualitas proses pembelajaran. “Ujian akhir semester bukan hanya menjadi alat ukur capaian pembelajaran mahasiswa, tetapi juga bagian dari upaya menjaga mutu pendidikan tinggi. Oleh karena itu, seluruh proses harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan memanfaatkan teknologi yang telah disediakan universitas. Penggunaan LMS resmi UMM merupakan langkah nyata untuk mendukung tata kelola akademik yang lebih efektif dan akuntabel,” jelasnya. Menurutnya, transformasi digital dalam dunia pendidikan tidak hanya berhenti pada proses perkuliahan, tetapi juga harus diterapkan pada sistem evaluasi agar mampu menghasilkan proses penilaian yang objektif, terdokumentasi, dan sesuai standar mutu pendidikan tinggi. Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik FIKES UMM, apt. Sendi Lia Yunita, S.Farm., M.Sc., menjelaskan bahwa koordinasi sebelum pelaksanaan UAS menjadi tahapan yang sangat penting untuk meminimalkan berbagai kendala teknis selama ujian berlangsung. “Melalui rapat koordinasi ini, seluruh dosen memperoleh penyamaan persepsi mengenai mekanisme pelaksanaan UAS berbasis LMS. Kami ingin memastikan setiap mata kuliah memiliki kesiapan yang sama, baik dari sisi administrasi, penyusunan soal, pengaturan waktu ujian, hingga prosedur monitoring. Dengan demikian mahasiswa dapat mengikuti ujian secara nyaman dan proses akademik berjalan tertib,” ujarnya. Selain membahas aspek teknis, rapat juga menekankan pentingnya integritas akademik. Seluruh sivitas akademika diharapkan menjaga kejujuran selama pelaksanaan ujian sehingga hasil evaluasi benar-benar mencerminkan kompetensi mahasiswa. Melalui koordinasi yang matang serta dukungan platform digital resmi UMM, FIKES optimistis pelaksanaan UAS Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dapat berlangsung lancar, profesional, dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan yang unggul.