Mahasiswa FIKES UMM Raih Silver Medal di Ajang Internasional di Malaysia

Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah global. Salah satu mahasiswa terbaiknya berhasil meraih Silver Medal kategori Health dalam ajang 2nd International Student Competition yang diselenggarakan di Universiti Putra Malaysia, Kuala Lumpur, Malaysia. Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh ratusan tim finalis dari berbagai negara, menjadikannya sebagai ajang yang kompetitif sekaligus prestisius bagi mahasiswa internasional. Mahasiswa yang mengharumkan nama UMM tersebut adalah Wildan Hidayatullah, mahasiswa Program Studi Farmasi FIKES UMM. Dalam kompetisi tersebut, Wildan mampu menunjukkan inovasi dan kapasitas akademik yang unggul di bidang kesehatan, sehingga berhasil menempatkan dirinya sebagai peraih medali perak di tengah persaingan ketat dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi dunia. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Program Studi Farmasi, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika FIKES UMM. Capaian tersebut sekaligus menegaskan komitmen FIKES UMM dalam mendorong mahasiswa untuk berprestasi di level internasional serta memperkuat atmosfer akademik yang berorientasi pada inovasi, riset, dan kolaborasi global. Dekan FIKES UMM, Dr. apt. Hidajah Rachmawati, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih. Ia menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa dalam ajang internasional merupakan indikator nyata dari kualitas pembinaan akademik dan penguatan kompetensi yang terus dikembangkan di lingkungan FIKES. Menurutnya, partisipasi mahasiswa dalam kompetisi internasional merupakan bagian dari strategi fakultas untuk mencapai rekognisi global serta mendukung milestone UMM sebagai perguruan tinggi berdaya saing internasional. Ia juga menambahkan bahwa prestasi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berinovasi, berani tampil di forum internasional, serta membawa nama baik institusi di tingkat dunia. Sementara itu, Wildan Hidayatullah mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih. Ia menyampaikan bahwa proses persiapan menuju kompetisi tidaklah singkat, mulai dari penguatan konsep, penyusunan inovasi di bidang kesehatan, hingga latihan presentasi berbahasa Inggris untuk menghadapi dewan juri internasional. Tantangan terbesar, menurutnya, adalah menjaga kualitas ide agar tetap relevan secara ilmiah sekaligus aplikatif dalam konteks kesehatan global. Wildan juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dosen pembimbing, pimpinan fakultas, serta seluruh pihak yang telah memberikan fasilitas dan motivasi selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba di Malaysia. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi langkah awal untuk terus berkontribusi dalam pengembangan inovasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Ajang 2nd International Student Competition sendiri merupakan kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dan negara untuk mempresentasikan inovasi berbasis riset. Kategori Health menjadi salah satu kategori dengan tingkat persaingan tinggi karena menuntut integrasi antara sains, teknologi, dan solusi aplikatif bagi permasalahan kesehatan global. Prestasi ini semakin memperkuat posisi FIKES UMM sebagai fakultas yang konsisten mendorong lahirnya mahasiswa berprestasi di tingkat internasional. Dengan capaian tersebut, FIKES UMM optimistis dapat terus melahirkan inovator muda di bidang kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat global.