Prodi Ners FIKES UMM Berhasil Selenggarakan OSCE Internal Berstandar Nasional

MALANG – Program Studi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menyelenggarakan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) internal berstandar nasional. OSCE ini dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga kualitas lulusan ners FIKES UMM. Menurut Sekretaris Program Studi Ners FIKES UMM, Anis Ika Nur Rohmah, M.Kep. Sp.Kep.MB, “Alhamdulillah, OSCE internal berstandar nasional berhasil kita laksanakan secara rutin. Semoga komitmen ini bisa terus berlanjut demi menjaga kualitas lulusan ners FIKES UMM.” Anis, sapaan akrabnya menekankan bahwa pelaksanaan OSCE ini tidak hanya sekedar sebagai bahan evaluasi, tetapi juga memberikan masukan berharga untuk proses pembelajaran profesi ners di masa mendatang. “Selain itu, pelaksanaan OSCE ini sangat bermanfaat untuk mahasiswa dan juga prodi. Tidak hanya sebagai bahan evaluasi, namun juga menjadi masukan untuk proses pembelajaran profesi ners FIKES UMM di kemudian hari,” ungkapnya. “OSCE merupakan metode evaluasi klinis yang digunakan untuk mengukur keterampilan klinis mahasiswa atau profesional kesehatan. Dalam OSCE, peserta akan menghadapi serangkaian stasiun yang menilai keterampilan klinis mereka dalam berbagai aspek, mulai dari komunikasi dengan pasien hingga keterampilan tindakan medis”, jelasnya Dengan suksesnya pelaksanaan OSCE internal berstandar nasional ini, diharapkan bahwa kualitas lulusan Program Studi Ners FIKES UMM akan terus meningkat. Selain itu, upaya ini juga membuktikan komitmen prodi dalam memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan dunia kerja di bidang keperawatan, tutupnya https://www.kabar360.com/
250 Mahasiswa Keperawatan Fikes UMM Ikuti Kuliah Tamu Profesor dari Thailand

Sebanyak 250 mahasiswa program studi D3 dan S1 keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti kuliah tamu tentang penyakit tidak menular di Kampus II UMM Kamis (29/2) lalu. Kuliah tamu tersebut disampaikan oleh Prof Dr Karnsunphat Balthip dari Prince of Songkla University, Thailand. Dalam paparannya ia mengatakan saat ini banyak kematian di usia muda. Itu lantaran gaya hidup yang tidak sehat. Seperti suka mengonsumsi makanan-makanan cepat saji. Karnsunphat menyampaikan dalam istilah medis penyakit menular disebut Non Communicable Disease (NCDs). NCDs merupakan penyakit kronis yang kemunculannya butuh waktu lama. Sebab, kemunculannya akibat tumpukan dari pola gaya hidup yang salah tetapi dilakukan berulang-ulang. Untuk itu, ia menilai mahasiswa keperawatan memiliki peran penting dalam upaya pencegahan. Misalnya untuk mensosialisasikan kesehatan ke masyarakat. “NCDs bisa menyerang laki-laki dan perempuan,” ucapnya. Kaprodi Keperawatan UMM Edi Purwanto SKep Ners MNg mengatakan kegiatan itu diikuti oleh 250 mahasiswa yang tengah menempuh semester enam. Selain itu, pihaknya juga mengundang Asosiasi Pendidikan Ners Muhammadiah se Indonesia. “Ada 120 peserta yang bergabung melalui daring,” ungkapnya. Edi mengatakan kuliah tamu itu merupakan agenda rutin prodi keperawatan. Sebelumnya pihaknya juga bekerja sama dengan pakar dari Jerman dan Malaysia. “Negara mana pun yang memungkinkan untuk menjalin kerja sama akan kita jalin,” imbuhnya. Dirinya mengatakan materi yang disampaikan itu relevan dengan salah satu mata kuliah mahasiswa keperawatan. Yakni keperawatan komunitas. Edi menyampaikan jika nantinya akan ada sebanyak 16 mahasiswa yang mengikuti pertukaran pelajar ke Thailand. Mereka akan mengikuti kegiatan pengabdian di sana. Termasuk juga beberapa dosen juga akn turut diberangkatkan. Edi menyebut mahasiswa yang dipilih harus memiliki penguasan Bahasa Inggris yang bagus. Selain itu indeks prestasi juga akan menjadi pertimbangan lainnya. Selanjutnya, kegiatan pertukaran mahasiswa itu nantinya bisa digunakan mahasiswa untuk ekuivalensi mata kuliah yang relevan. Sehingga, kegiatan tersebut bisa terakui dan masuk dalam penilaian akademik mahasiswa.