Wakil Rektor III Lakukan Safari ke FIKES Untuk Mensosialisasikan Program Penguatan Kemahasiswaan Dan Alumni

Wakil Rektor III Lakukan Safari ke FIKES Untuk Mensosialisasikan Program Penguatan Kemahasiswaan Dan Alumni

Student today leader tomorrow, itulah slogan yang digaungkan oleh founding father UMM. Hal ini bukanlah sebuah isapan jempol belaka. Wakil Rektor III UMM serius dalam mempersiapkan mahasiswa UMM untuk berkembang secara akademik dan menjadi pemimpin di masa depan. Hal ini lah yang jadi latar belakang Warek III melakukan safari bergilir untuk mensosialisasikan program penguatan kemahasiswaan melalui program CoE dan alumni. Kegiatan ini diselenggarakan di ruang rapat FIKES UMM Kampus 2 (5/11). Dr. Nur Subeki, ST, . MT, Warek III UMM menjelaskan bahwa Slogan Student today leader tomorrow merupakan slogan yang diwariskan oleh para pemimpin kita yang terdahulu. Slogan tersebut bermakna bahwa mahasiswa UMM dipersiapkan untuk digembleng tidak hanya secara akademik, akan tetapi juga digembleng untuk menjadi pemimpin-pemimpin di masa depan. Pengembangan karakter menjadi seorang peimpin tersebut terpetakan dalam program CoE. Selain itu, sinergisitas dengan alumni dapat membentuk ekosistem lewat digital platform dan jaringan wirausaha, seperti berwirausahan bersama untuk membuka apotek atau klinik bersama. Alumni juga dapat memberikan pelatihan dengan bekerjasama dengan CoE untuk meningkatkan skill para mahasiswa dan juga sesama alumni. Sehingga, terdapat sinergisitas antara CoE UMM, alumni dan mahasiswa yang masih aktif dalam pengembangan karakter dan skill tambahan tersebut” bebernya Rakhmad Rosadi, SST, FT, MSc.PT, Wakil Dekan III juga menambahkan bahwa pengembangan karakter dan skill tidak bisa lepas dari ruh mahasiswa FIKES UMM. Salah satunya adalah bagaimana mereka di gembleng untuk berorganisasi di intra kampus. Salah satu kegiatan kemahaiswaan fikes waktu dekat ini adalah lokakarya untuk fungsionaris. Selain itu, FIKES UMM akan melakukan penguatan sistem alumni di fikes harus segera dilakukan. Sehingga, sinergisitas CoE dan Alumni FIKES UMM dapat terjalin dan membuka peluang-peluang kerja dan wirausaha, tutupnya.

FIKES UMM Ditinjau Oleh Executive Director of APCE- UNESCO Dalam Pengembangan CoE Dan Jejaring Internasional

FIKES UMM Ditinjau Oleh Executive Director of APCE- UNESCO Dalam Pengembangan CoE Dan Jejaring Internasional

FIKES UMM ditinjau oleh Executive Director of APCE- UNESCO dalam pengembangan Center of Excellent (CoE) Dan jejaring internasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan d ruang rapat FIKES UMM kampus 2 (3/11). Acara tersebut membahas tentang bagaimana perencaan dan pengembangan CoE di FIKES UMM. UNESCO menunggu peran FIKES UMM untuk mengepakkan sayapnya berperan di skala internasional tidak hanya secara nasional. Dr. Ignasius D.A. Sutapa, MSc, sebagai Executive Director of APCE- UNESCO menjelaskan bahwa Kami disini melihat bahwa UMM, termasuk FIKES memiliki modalitas yang dapat dinaikkan level konstribusinya, tidak hanya untuk bangsa indonesia, tapi juga bangsa-bangsa. “Saya telah melihat kekhususan atau keunggulan, rata-rata universitas di Indonesia hanya memiliki ide secara generik saja, namun saya melihat UMM terdapat kekhususan atau keunggulan yang berbeda dan berada di depan. Hal ini tentunya menjadi modalitas penting untuk dinaikkan levelnya” Oleh sebab itu, saya berkunjung dan mengobservasi langsung ke UMM guna melihat lebih dalam seperti apa UMM, apa yang bisa dikonstribusikan, bagaimana tatakelola umm dibanding universitas lainnya, dan apakah ada perbedaan atmosfer perkuliahan”, bebernya. Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M. Kep., Sp. Kom, Dekan FIKES UMM mengatakan bahwa Unicef ini merupakan organisasi internasional di bawah naungan PBB, seiring dengan ini FIKES yang pada tahun 2021 telah memiliki base linemahasiswa asing dari berbagai dunia seperti brazil, UK, Thailand, Vietnam, Malaysia dalam tajuk internationsal short course.  Oleh sebab itu, kehadiran perwakilan UNESCO Indonesia maka FIKES berharap dapat makin progresif dan agresif dalam mendapatkan recognisi international. Tentu saja dalam kegiatan tridharma perguruan tinggi, tuturnya.