Mahasiswa Keperawatan FIKES UMM Juara Kompetisi Essay Di Ajang International Scientific Competition Hilarius 2022

Mahasiswa Keperawatan FIKES UMM Juara Kompetisi Essay Di Ajang International Scientific Competition Hilarius 2022. Lomba ini diselenngarakan oleh Himpunan Mahasiswa Keperawatan Universitas Gajah Mada atau disebut dengan UGM, Yogjakarta. Ajang ini diikuti oleh universitas-universitas dipenjuru nusantara dan juga universitas luar negeri. Adapun lomba essay yang di ikuti tersebut dalam kategori literature review. Mahasiswa yang mewakili antara lain, Fino Ardiansyah, Matsna Wilda Muqorona dan Fariskha Yulfa Nurahma. Adapun judul essaynya adalah Strategy to Management Sexual Harassment among Adolescence. Menurut Fino Ardiansyah, Selaku ketua mengatakan bahwa pemikiran dalam mengatasi pelecehan seksual ini didasarkan karena pelecehan seksual teman sebaya menjadi semakin lazim saat ini. Kekerasan seksual meliputi pengalaman seksual dari kontak dan non-kontak yang tidak diinginkan. Rata-rata korban kekerasan seksual umumnya perempuan dan pelaku kekerasan seksual kebanyakan laki-laki. Namun persepsi tersebut mengakibatkan korban kekerasan seksual hanya pada perempuan. Padahal kenyataannya peecehan seksual ini tidak hanya terjadi perempuan, namun juga terjadi pada laki-laki. Adapun berbagai bentuk pelecehan seksual antara lain bisa berbentuk secara visual atau verbal dan kontak fisik misalnya, membuat lelucon seksual, menunjukkan foto alat kelamin, pesan yang menyinggung, menyebarkan rumor seksual di media sosial, mengatakan korban adalah gay atau lesbian, menyentuh dan meraba bagian seksual, mengancam korban untuk tujuan seksual, mengambil foto, dan berciuman. Mahasiswa Keperawatan semester 4 tersebut menjelaskan bahwa terdapat “tiga startegi dalam mengurangi perilaku pelecehan seksual antara lain, pencegahan, edukasi dan intervensi perilaku penyimpangan. Ketiga strategi ini dapat diterapkan di sekolah atau perguruan tinggi dan dapat digunakan sebagai kurikulum untuk meningkatkan perilaku individu dan mengurangi kekerasan. Strategi tersebut perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan agar strategi tersebut dapat diimplementasikan”. Kaprodi S1 Keperawatan, Bapak Edi Purwanto, MNg menjelaskan bahwa “Prodi sangat bangga dan kami ucapkan selamat atas pencapaian prestasi yang telah di raih oleh mahasiswa, mmenjadi juara internasional literature review di UGM. Prodi sangat support di setiap kegiatan kegiatan mahasiswa di bidang apapun, sehingga kami sangat berharap lahirnya mahasiswa-mahasiswa berprestasi di bidang akademik maupun non akademik, tutupnya.
Berbagi Optimisme Dibawah Naungan Doa Orangtua, Begitu Pesan Yang di Sampaikan Prof Ulum Dalam Pesmaba FIKES UMM

Sedikit notalgia, diceritakan oleh Prof. Dr. Ihyaul Ulum,S.E., M.Si., Ak.,CA. professor asal Lamongan Jawa Timur yang akrab dipanggil Prof Ulum. Awal mula beliau mengenyam pendidikan tinggi adalah di Universitas Muhammadiyah Malang lebih tepatnya di kampus 2 UMM pada tahun 1996-2000. Profesor Muda Universitas Muhammadiyah Malang tersebut membangun optimisme dan keyakinan pada mahasiswa baru bahwa untuk dapat sukes maka harus memiliki kemampuan beradaptasi yang baik. Prof Ulum menyampaikan pada mahasiswa baru bahwa dahulu pilihan utama beliau untuk kuliah “the one and only UMM”. Dalam interaksinya dengan mahasiswa baru fikes umm, Prof Ulum memberikan pertanyaan “apakah tujuan memilih kuliah di UMM?” Maba pun memberikan jawaban beragam. Beliau menyampaikan perlunya menata dan menyamakan niat untuk mencari ilmu (Tholabul Ilmi) dan mencari Ridha Allah SWT, sebab jika diniatkan mencari ilmu maka apa yang diinginkan untuk menjadi seorang ners, apoteker, maupun fisioterapis akan mudah untuk terwujud karena dibantu oleh campur tangan Allah SWT. Prof Ulum juga memberikan penekanan pada Maba untuk patuh kepada orang tua. Beliau menceritakan pengalaman pribadinya, dulu sempat terdapat perbedaan pendapat antara keinginan pribadi untuk bekerja dengan keinginan orang tua, padahal beliau sudah menata dan merencanakan karirnya ditambahan dengan mengikuti berbagai level diklat serta magang. Prof Ulum menceritakan saat itu beliau mengirimkan lamaran dan diterima bekerja dimedia nasional ternama. Namun, saat itu orang tua beliau tidak sependapat dengan karir yang diambil, lantas memberikan nasihat. Dengan keikhlasan hati beliau memilih memenuhi keinginan orangtua orang tua bekerja sebagai guru mengaji dikampung halamannya. Prof ulum membagikan optimisme pada maba dengan menceritakan perjalanan studinya, beliau lulus sarjana hanya dengan waktu 3.5 tahun setelah itu beliau mendapat tawaran menjadi dosen dan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S2 yang hanya ditempuhnya dalam waktu 1 tahun 1 bulan, selanjutnya beliau Studi S3 yang hanya diselesaikan dalam waktu 2 tahun 5 bulan. Beliau menyampaikan dengan penuh keyakinan “bukan karena saya hebat tapi karena doa orang tua”. Dengan penuh antusiasme, Bintang Rahmadani Hamzah salah satu maba fikes dari prodi S1-ilmu keperawatan memberikan pertanyaan pada Prof Ulum “bagaimana cara untuk menejemen waktu prof?”. Prof ulum memberikan tanggapan yang pertama harus memiliki target Indeks Prestasi (IP) setidaknya minimal 3.5 baru beliau dapat mengikuti lembaga intra maupun ekstra kampus, namun jika target indeks prestasi dibawan 3.5 maka beliau meninggalkan semua kegiatan. Bukan menyalahkan ikuti lembaga kemahasiswaannya namun lebih kepada evaluasi diri dalam memenejemen waktu sehingga mengetahui bagaimanapun juga prioritas utama saat ini yaitu studi. Selanjutnya beliau memberikan tips yang kedua yaitu kenali masa studi jenjang sarjana 4 tahun, agar dapat sukses beliau menekankan pada maba untuk menjalani tiap tugas maupun ujian yang diberikan, ibarat menaiki sebuah tangga, maka bukan hanya sekedar dibayangkan tegasnya.
FIKES UMM Hadirkan Pakar Internasional Bidang Epidemiologi saat Pembukaan Pesmaba Fakultas

Nuansa Internasional sangat melekat saat pembukaan Pesmaba Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muammadiyah Malang. FIKES kini hadirkan pakar internasional dari inggris dalam bidang epidemiologi dalam pembukaan pesmaba. Pembicara tersebut adalah Owen Nkoka Ph.D yang berasal dari University of Glasgow, UK. Acara ini di komando oleh saudari Syafira Latifa N, mahasiswa ilmu keperawatan, semester 4 yang tampai lihai dalam berbahasa inggris intreaktif dengan pemateri. Dalam pemaparannya, Mr Owen Nkoka Ph.D. mengenalkan pada mahasiswa baru tentang morbiditas (derajat suatu penyakit dalam populasi khusus) dan kesenjangannya dalam dunia kesehatan, selain itu juga dipaparkan tentang trend issue morbiditas penyakit dimana Diabetes mellitus, Cerebrovascular diseases, dan hypertension masih menduduki tiga besar masalah kesehatan yang paling sering dialami oleh penduduk dunia dengan rentang usia 70-79 hingga 80 tahun keatas. Dari pemaparan terbut sejumlah 757 Mahasiswa baru (Maba) tampak sangat antusias menyimak pemaparan materi Mr Owen, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M. Kep., sp. Kom menyampaikan kegembiraannya karena pesmaba tahun ini dapat terlaksana secara luring dan dapat dihadiri oleh tamu istimewa yakni para maba fikes angkatan 2022 dan Mr Owen Nkoka Ph.D sebagai pakar Epidemiology. Selain itu, pesan mendalam yang disampaikan bapak dekan adalah semua mahasiswa fikes mulai dari prodi S1-Keperawatan, S1-Farmasi, dan S1-Fisioterapi adalah bagaikan anak busur panah yang ketika ditarik akan melesat kedepan seperti sebuah harapan dan menjadi pioner dibidang kesehatan. Bapak dekan juga berharap kepada para maba untuk menjunjung adab dalam menuntut ilmu, bersungguh sungguh, sepenuh hati, semangat, dan dekat dengan bapak-ibu dosen pengajar. Maba juga harus mengenal dengan Kaprodi Sekprodinya serta bapak ibu dosennya maupun pakar-pakar dunia dibidang kesehatan.