Lulusan Apoteker Angkatan VIII FIKES UMM Diharapkan Dapat Menciptakan Kualitas Hidup Masyarakat Indonesia

Lulusan Apoteker Angkatan VIII FIKES UMM Diharapkan Dapat Menciptakan Kualitas Hidup Masyarakat Indonesia. Hal ini disampaikan dalam penyematan lafal sumpah pada lulusan apoteker tersebut yang diselenggarakan pada tanggal 29 Maret 2022 di Raize Hotel UMM. Kegiatan ini di hadiri oleh Ketua Komite Farmasi Nasional, Pengurus pusat ikatan apoteker Indonesia, Ketua Pengurus Daerah IAI Jawa Timur, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dan Ketua Pengurus Cabang IAI Kota Malang Perwakilan Ketua Komite Farmasi Nasional, Prof. Dr. apt. Umi Athiyah M.S, mengatakan bahwa kami berharap lulusan apoteker FIKES UMM dapat bekerja secara ikhlas dan professional. Bekerja professional artinya bekerja yang didasari dengan dasar knowledge, berdasarkan hukum dan etik. Bekerja ikhlas artinya kita bekerja tidak akan mendapatkan sesuatu atau yang kita peroleh semuanya atas izin Allah. Kita harus bekerja dengan sungguh sungguh dan ikhlas seperti yang tercantum dalam sumpah kita. Sehingga, kita sebagai apoteker memperolah integritas, tandasnya. Apt. Drs. Totok Sudjiato, M. Kes, Pengurus pusat Ikatan apoteker Indonesia mengatakan bahwa untuk mencapai dan terciptanya apoteker yang professional maka harus ada upaya peningkatan kompetensi apoteker. Upaya tersebut dapat meningkatkan kepercayaan oleh masyarakat Indonesia. Sehingga, tercipta peningkatan kualitas hidup sehat manusia.
Lulusan Apoteker Angkatan VIII FIKES UMM Siap Memberikan Pelayanan Yang Ditujukan Untuk Membangun Peradapan Manusia.

Lulusan apoteker angkatan VIII FIKES UMM telah disumpah pada tanggal 29 Maret 2022 di Haul Raize Hotel UMM. Mereka disumpah akan membaktikan hidupnya guna kepentingan kemanusiaan, terutama dalam bidang kesehatan. Kegiatan dihadiri oleh Bapak Rektor, Dr. Fauzan, M. Pd; Dekan FIKES UMM, Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M, Kep., Sp. Kom; Ketua Prodi Apoteker, Dr. Hidajah Rachmawati, S.Si., Apt., Sp.FRS; Ketua Komite Farmasi Nasional yang dimandatkan oleh Prof. Dr. apt. Umi Athiyah M.S; Pengurus Pusat Ikatan Apoteker IndonesiaDrs. apt.Totok Sudjianto. M.Kes; Ketua Pengurus Daerah IAI Jawa Timur, Dr. apt. Abdul Rahem, M.Kes; Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, yang dimandatkan oleh Dwi Wijono, SKM; Ketua Pengurus Cabang IAI Kota Malang, Dra. Apt. Arofa Idha, M.Farm-Klin dan seluruh clinical instructure rumah sakit melalui kanal zoom. Rektor UMM, Dr. Fauzan M. Pd, mengatakan bahwa Lulusan apoteker UMM ini tidak bisa lepas dari sistem pelayanan pada masyarakat luas. Alumni apoteker UMM harus menjadi pelayanan yang baik dan menyandang ikhlas dalam bekerja, serta jujur dalam melakukan sesuatu. Sehingga, hal ini dapat berdampak pada ibadah kita. Kami mengharapkan lulusan Apoteker UMM akan selalu memberikan layanan kemanusiaan yakni, seluruh tindakan dan perilaku harus ditujukan untuk membangun peradapan manusia. Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M, Kep., Sp. Kom, Dekan FIKES UMM menambahkan bahwa keberhasilan lulusan apoteker FIKES UMM yang didapatkan saat ini tentunya merupakan buah dari ketekunan dan kerja keras Saudara. Selain itu, Dukungan moril dan materiil yang tak terhingga dari kedua orang tua dan keluarga, untuk itu marilah kita semua mensyukurinya. “Saudara sekalian telah mengucapkan sumpah yang merupakan janji apoteker dalam melaksanakan pengabdiannya secara profesional. Mengingat kembali pada poin 1 Sumpah Apoteker disebutkan bahwa: “Saya akan membaktikan hidup Saya guna kepentingan kemanusiaan, terutama dalam bidang kesehatan.” Kami harapkan saudara dapat memanfaatkan secara optimal kompetensi keilmuan dan keahlian yang dimiliki di masyarakat dan selalu memegang teguh janji dan kode etik seorang apoteker dengan penuh tanggung jawab dan disertai attitude yang baik. Selain itu, kami harapkan ketika saudara melakukan pengabdian atau bekerja lakukanlah dengan sepenuh hati maka ketika itu terjadi kebaikan yang lain akan mengikuti saudara, tutupnya. Ketua Prodi Apoteker, Dr. Hidajah Rachmawati, S.Si., Apt., Sp.FRS juga menambahkan bahwa guna meningkatkan profesionalisme pada lulusa apoteker kami mengembangkan pembelajaran Interprofessional education (IPE) dengan mahasiswa Ners dan Kedokderan. Kerjasama FK dan FIKES merupakan tindak lanjut dari IPE yang dilakukan ditingkat akademik, bertujuan untuk memberikan gambaran praktik profesi apteker yang ideal. Selain itu, mutu pembelajaran ditingkatkan dengan mengadakan pelatihan preceptor pada CI klinik yang bekerja sama dengan APTFI. Kemudian, Guna meningkatkan SDM dosen, kami meningkatkan jenjang pendidikan ditingkat doktoral atau sekolah S3, serta mengikuti segala workshop untuk update knowledge yang sesuai dengan bidang keilmuan dosen, tambahnya.