FIKES UMM Bersama FIKES UiTM Malaysia Perkuat Kerjasama Internasional

Selasa, 07 November 2023 18:53 WIB   Fakultas Ilmu Kesehatan

Selasa,7 November 2023, Bertampat di UiTM Cawangan Pulau Pinang Kampus Bartam, FIKES UMM menghadiri undangan guest lecture and colaboration research bersama Faculty of Health Sciences UiTM Cawangan Pulau Pinang. Aktivitas akademik ini tentu saja bentuk dari Memorandum of Agreement (MoA) dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor UMM Prof. Dr. Fauzan, MPd, dengan Rektor UiTM Cawangan Pulau Pinang Prof. Ir. Dr. H. Ahmad Rashidy Bin Razali yang telah ditanda tangani pada Bulan Januari 2023 yang lalu.

Guest lecture kali ini FIKES UMM mengirimkan tiga orang dosennya untuk memberikan kuliah di depan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UiTM. Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M.Kep.,Sp.Kom memberikan topik kuliah “Maternal health care base on community health nursing”. Heny Dwi Susanti , Mkep., Sp.Mat, PhD dengan topik “Nursing leader in maternity services” dan Rahmad Rosadi, SST.FT. MSc (PT) PhD dengan tema “Knee osteoarthritis and risk fall”.

Sementera itu untuk internasional colaboration research dilakukan analisa data dan perumusan hasil bersama setelah sebelumnya disepakati sebuah tema terkait comparation women health in Indonesia and Malaysia. Tentu saja penelitian ini didanai secara bersama antara UMM dan UiTM dan akan menghasilkan publikasi internasional bersama juga.

Menurut Dr. Yoyok menjelaskan bahwa "terkait salah satu tema guest lecture yang telah dilaksanakan ketiga kalinya ini yaitu Maternal healt care (Safe motherhood initiative-maternal ccre, family planning) didasarkan masih tingginya angka kematian ibu di kedua negara ini.

"Tentu saja Mother Mortality Rate (MMR) di Indoneisa jauh lebih tinggi dibandingkan dengan di Malaysia. Data tahun 2020 MMR di Indonesia masih diangka 173/100.000 kelahiran hidup, sementara di Malaysia di tahun yang sama 25/100.000 kelahiran hidup", sambungnya.

Sedangkan, target dunia dalam paramater Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2030 adalah 70 kematian/100.000 kelahiran hidup. MMR merupakan indikator kesehatan yang penting untuk menggambarkan kesejahteraan dan kesehatan pada wanita khususnya dimasa perinatal (antenatal, persalinan, dan postnatal).

"Perawatan antenatal atau perawatan selama masa kehamilan menjadi sangat penting dilakukan untuk menghindari tanda-tanda bahaya persalinan. Persalinan yang dilakukan pada fasilitas kesehatan dan ditolong olah tenaga kesehatan yang profesional (dokter, bidan, dan perawat) juga merupakan faktor penting untuk menurunkan MMR", katanya.

Heny Dwi Susanti , Mkep., Sp.Mat, PhD juga menambahkan bahwa "kegiatan sebelum ini adalah simposium internasional bersama yang dilakukan di UMM. Selanjutnya, sudah ada 4 artikel ilmiah yang telah dihasilkan oleh dosen kedua fakultas ini.

Kerjasama lanjutan yang sedang direncanakan saat berdikusi dengan Asisstance Rector UiTM Cawangan Pulau Pinang Kampus Bartam Dr Amir Heberd Bin Abdullah bersama Dean of Health Sciences UiTM Dr. Wan Ismahanisa Ismail adalah credit transfer bagi mahasiswa FIKES UMM yang terdiri dari prodi keperawatan, farmasi dan fisioterapi

Kemudian, Juga akan dilakukan international community services sebagai salah satu bentuk aktivitas pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen berserta mahasiswa kedua fakultas ini, tandasnya. 

Shared: