PESMABA MENGUNDANG KAPTEN CBA HARYO TEDJO

Rabu, 11 September 2019 21:21 WIB

Malang (4/09/2019) – Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang melakukan kegiatan PESMABA (Pengenalan Studi Mahasiswa Baru) yang sudah memasuki hari ke-tiga.

 

Turut mengundang Kapten CBA Haryo Tedjo dengan memberikan materi dengan judul Kearifan Lokal dan Budaya Bangsa Bukan Lagi Menjadi Sebuah Kebangsaan. Dengan tujuan menyadarkan para mahasiswa betapa pentingnya nilai-nilai wawasan kebangsaan.

 

Di era saat ini banyak macam tantangan dan ancaman yang sedang dihadapi bangsa, antara lain: konflik kepentingan yang belum usai, radikalisme & terorisme, penyalahgunaan narkoba, dan bahaya laten komunis.

 

Semua ini terjadi karena saat ini nilai luhur Pancasila bukan lagi satu-satunya pandangan hidup bangsa, melemah & memudarkanya semangat nasionalisme. Dampak negative dari perkembangan lingkungan strategis, lalu mudah terprovokasi yang menyulut terjadinya konflik, dan demokrasi diartikan sebagai kebebasan tanpa batas.

 

Bangsa Indonesia saat ini membutuhkan generasi muda yang berwawasan kebangsaan & kesadaran bela negara serta menjunjung tinggi kebhinekaan. Cara pandang bangsa indonesia mengenai diri & lingkungannya mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa & bernegara. Kesatuan/integrasi nasional bersifat kultural & tidak hanya bernuansa structural.

 

3 unsur wawasan kebangsaan yang disampaikan oleh Kapten CBA Haryo Tedjo, yaitu: rasa kebangsaan, paham kebangsaan, dan semangat kebangsaan. Adapun nilai-nilai wawasan kebangsaan yaitu: pengaruh terhadap harkat & martabat manusia, berkehidupan kebangsaan yang bebas, merdeka & bersatu. Lalu demokrasi dan kedaulatan rakyat, kesetiakawanan sosial dan masyarakat yang adil & makmur.

 

Bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri semata, tetapi merupakan tugas segenap WNI, sesuai kemampuan dan profesinya dalam kehidupan berbangsa & bernegara.

 

Adapun tujuan bela negara adalah guna mmepertahankan kelangsungan hidup serta melestarikan budaya.

Shared: