KULIAH TAMU KEPERAWATAN "PERAWAT MUDA MENDUNIA"

Rabu, 11 September 2019 21:30 WIB

 

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (FIKES-UMM) kembali menyelenggarakan Kuliah Perdana dan Kuliah Tamu dengan tema “Perawat Muda, Mendunia”. Pada kesempatan kuliah tamu ini, pihak kampus mengundang narasumber ahli dari Universitas Negeri Jember, yaitu Bapak Ns. Tantut Susanto, M.Kep., Sp. Kep. Kom., PhD. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu (7/9) di Auditorium Kampus II dan ditujukan terbuka untuk seluruh civitas akademika FIKES UMM.

 

Pada kesempatan kuliah tamu ini, Bapak Tantut menyampaikan mengenai perjalanan hidup dan karir beliau sebagai akademisi di bidang keperawatan. Beliau menyelesaikan pendidikan sebagai perawat diawali dari program diploma III Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Surakarta pada tahun 1998. Setahun setelah mendapatkan pengalaman bekerja, beliau melanjutkan pendidikan kembali di Program Studi Sarjana dan Ners Keperawatan di Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Pada tahun 2005, beliau kemudian memulai karir nya sebagai akademisi di Universitas Negeri Jember. Program Magister Keperawatan dan Spesialis Keperawatan Komunitas telah beliau selesaikan dari Universitas Indonesia pada tahun 2011. Keinginan beliau setelah menyelesaikan program magister adalah melanjutkan kembali pendidikan di luar negeri. Keinginan ini terwujud di tahun 2014, dimana beliau mendapatakan beasiswa dari Pemerintah Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di jenjang Doktoral di Kanazawa University, Jepang.

 

Beliau sangat aktif dalam kegiatan mengajar baik di Universitas Negeri Jember dan menjadi Guest Lecture di San Carlos University Filipina. Beliau juga aktif dalam penelitian dan publikasi baik jurnal nasional maupun internasional, serta beliau aktif di bidang pengabdian masyarakat. Pengalaman dan ilmu beliau juga dituangkan dalam bentuk buku yang sudah beliau terbitkan. Masih banyak sekali prestasi beliau di bidang keperaawatan yang patut kita teladani.

 

Dalam kesempatan ini, beliau memaparkan bagaimana agar bisa menjadi perawat muda dan mendunia. Bapak Tantut menyampaikan agar mahasiswa mengenali talent dan passion mereka. Ketika talent dan passion telah mereka temukan, mereka perlu motivasi dan penyusunan goal atau tujuan apa saja yang ingin mereka raih. Selanjutnya, mereka melakukan aksi yang dibarengi dengan pembelajaran sepanjang hidup. Jika ini bisa dilakukan dengan baik, maka orang tersebut pasti akan memiliki nilai atau value yang berbeda dibandingkan dengan yang lain. Bapak Tantut juga menambahkan perlunya maintenance long life learner dimana generasi Z ini bisa terus bisa berkarya dan aktif untuk memajukan keperawatan.

 

“Hidup hanya sekali, bermakna, dan maknailah” begitulah pesan Bapak Tantut sebelum menutup kuliah tamu di FIKES UMM.

sangad luar biasa dedikasi beliau dalam dunia keperawatan. maka dari itu, UMM sangat antusias dalam memberikan kesempatan peserta didiknya untuk go international. saat ini, UMM sudah bekerja sama dengan Jepang, Eropa, Cina dan Taiwan untuk ketenagakerjaan dan peningkatan pendidikan. 

Shared: